ASAHAN – Sebuah video yang menampilkan warga Desa Sei Sembilang, Kecamatan Sei Kepayang Timur, Kabupaten Asahan, menggotong jenazah karena jalanrusak parah menjadi viral di media sosial.
Kondisi jalan yang berlumpur dan tidak bisa dilalui mobil memaksa warga menempuh cara tradisional demi membawa jenazah ke rumah duka.
Kepala Dinas PUPR Sumatera Utara, Hendra Dermawan Siregar, mengatakan pihaknya telah mengetahui kondisi jalan tersebut dan bakal melakukan perencanaan perbaikan pada tahun 2026.
Jika memungkinkan, pembangunan peningkatan struktur jalan akan segera dilaksanakan, atau masuk ke program kegiatan pada 2027.
"Kita sudah berkoordinasi dengan DPRD terkait perencanaan ini. Untuk sementara, kami akan koordinasikan dengan UPT Dinas PUPR setempat agar ada penanganan sementara," ujar Hendra, Senin (27/10/2025).
Hendra menjelaskan, jalan yang rusak parah sebelumnya masuk dalam proyek multiyears (MYC) pada 2022-2024, namun proyek tersebut dihentikan sehingga perbaikan belum terealisasi.
Video viral tersebut, yang beredar sejak Sabtu (25/10), menunjukkan warga berjalan kaki sambil menandu jenazah menggunakan kain sarung dan bambu di jalan berlumpur.
Kadis Kominfo Asahan, Jutawan Sinaga, memastikan momen itu terjadi pada Kamis (23/10) dan terjadi karena sebagian besar jalan belum dapat dilalui kendaraan roda empat, khususnya saat hujan.
"Warga berinisiatif menandu jenazah secara bergotong-royong sebagai bentuk kepedulian sosial. Kondisi jalan ini sudah berlangsung bertahun-tahun, dan sebagian besar rusak parah merupakan ruas jalan milik provinsi," jelas Jutawan.
Total panjang jalan yang rusak mencapai 19,3 kilometer. Ruas jalan milik Pemkab Asahan sepanjang 2,3 kilometer, sebagian telah diperbaiki sekitar 700 meter pada 2024 melalui cor beton.
Sisanya, sekitar 17 kilometer, merupakan kewenangan Pemprov Sumut dan menjadi jalur penting penghubung desa-desa serta perbatasan Kabupaten Labuhanbatu Utara.
Pemkab Asahan terus berkoordinasi dengan Pemprov Sumut untuk memastikan perbaikanjalan tersebut. Hendra menegaskan, perbaikanjalan akan menjadi prioritas dalam proyek pembangunan mendatang.