Sejumlah Ruas Jalan di Medan Ditutup Sore Ini! Ini Daftar Lengkapnya
MEDAN Kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan di pusat Kota Medan pada Kamis, 30 April 2026, pukul 17.00 hingga
NASIONAL
JAKARTA — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengingatkan para kepala daerah agar lebih efisien dalam mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menyusul pemangkasan alokasi Transfer ke Daerah (TKD) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.
Dalam APBN 2026, pemerintah pusat menetapkan alokasi belanja TKD sebesar Rp650 triliun, turun signifikan 29,34% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp919,9 triliun.
Kondisi ini, kata Tito, menuntut pemerintah daerah (Pemda) untuk beradaptasi dan tidak terpaku pada pola lama dalam penganggaran.Baca Juga:
"Saya sampaikan daerah-daerah jangan melihat angka, misalnya selama ini dapat 100 terus menjadi 60 langsung bilang kurang. Jangan melihat template yang lama dengan keadaan baru, menggunakan template lama pasti dianggap kurang," ujar Tito saat membuka Festival Ekonomi Digital Indonesia (FEKDI) dan Indonesia Financial Summit and Expo (IFSE) 2025 di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (31/10).
Menurut Tito, Pemda harus mengubah pola pikir dengan menyesuaikan kondisi fiskal terkini. Ia menekankan pentingnya melakukan efisiensi, terutama pada pos belanja birokrasi yang selama ini dinilai terlalu besar dan kurang produktif.
"Yang harus dilakukan adalah efisiensi belanja, terutama untuk birokrasi. Kalau gaji pegawai tidak bisa dikurangi, tapi belanja birokrasi seperti rapat, perjalanan dinas, dan pemeliharaan itu harus disederhanakan," tegasnya.
Lebih lanjut, Tito meminta agar anggaran lebih difokuskan pada program yang langsung berdampak pada masyarakat, bukan kegiatan administratif yang minim manfaat.
Menurutnya, banyak daerah masih menghabiskan anggaran besar untuk kegiatan internal seperti rapat dan perjalanan dinas yang tidak mendesak.
"Begitu kita pelototin, ternyata perjalanan dinasnya terlalu banyak, rapatnya terlalu banyak, pemeliharaan-perawatan terlalu banyak. Teman-teman daerah tolong jangan berpikir yang lama digunakan di situasi baru," kata Tito.
Tito juga mencontohkan sejumlah daerah yang berhasil melakukan efisiensi anggaran tanpa mengorbankan pelayanan publik. Salah satunya Kabupaten Lahat, yang disebut berhasil menghemat hingga Rp425 miliar dari pos belanja birokrasi.
"Ada daerah-daerah yang sukses melakukan itu, Kabupaten Lahat misalnya. Dia bisa menghemat Rp425 miliar dari belanja birokrasi dan tetap berjalan baik," ujarnya.
Mendagri meyakini, dengan pengelolaan anggaran yang efisien dan berorientasi pada hasil, pemerintah daerah tetap mampu menjalankan pembangunan daerah secara optimal, meski menghadapi penurunan dana transfer dari pusat.
MEDAN Kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan di pusat Kota Medan pada Kamis, 30 April 2026, pukul 17.00 hingga
NASIONAL
BANDA ACEH Polda Aceh menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) sebagai bentuk kesiapan menghadapi peringatan Hari Buruh In
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong mahasiswa untuk berani bercitacita menjadi pemimpin masa depan. Ajakan itu dis
PEMERINTAHAN
MEDAN Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Medan, Airin Rico Waas, menekankan pentingnya pemberian air
KESEHATAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) untuk tidak terlibat dalam praktik judi online (judol)
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berencana membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada 2026. Hingga akhir April, s
PEMERINTAHAN
MEDAN Suasana haru dan bangga mewarnai acara perpisahan siswa SMA/SMK Swasta Teladan Medan yang digelar di halaman sekolah, Kamis, 30 Ap
PENDIDIKAN
BANDA ACEH Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Aceh, Kombes Pol. Ricky Purnama Kertapati, meraih gelar doktor pada Program
NASIONAL
ASAHAN Jajaran Polres Asahan kembali mencetak prestasi gemilang dengan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jaringan inte
HUKUM DAN KRIMINAL
ASAHAN Rumah Tahfidz Qur&039an Amaliyah resmi diresmikan pada Rabu (29/04/2026) pukul 14.00 WIB, bertempat di Kelurahan Teladan, Kecam
PEMERINTAHAN