Mengeluh Mual dan Diare, 230 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan Usai Santap MBG
PATI Ratusan siswa dan guru di dua sekolah menengah pertama di Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, diduga mengalami keracuna
PERISTIWA
DENPASAR– Gubernur Bali Wayan Koster menyerahkan cinderamata berupa tenun khas Bali dalam prosesi Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali yang digelar di Kantor Kejati Bali, Renon, Denpasar, Jumat (31/10) malam.
Acara ini dihadiri Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta beserta Ny. Seniasih Giri Prasta, Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Koster menyampaikan apresiasi atas dedikasi I Ketut Sumedana selama menjabat sebagai Kajati Bali. Sumedana akan melanjutkan tugas di Sumatera Selatan.Baca Juga:
"Saya menyampaikan terima kasih kepada Pak Ketut Sumedana atas dedikasi dan kinerjanya selama bertugas di Bali. Promosi ke Sumatera Selatan merupakan bentuk penghargaan atas prestasinya. Astungkara, masyarakat dan alam Bali turut mendoakan agar beliau sukses di tempat tugas yang baru," ujar Koster.
Gubernur Koster juga memberikan sambutan hangat kepada Kajati Bali yang baru, Chatarina Muliana, yang mencatat sejarah sebagai perempuan pertama yang memimpin Kejaksaan Tinggi Bali.
"Selamat datang kepada Ibu Kajati baru. Pengalaman Ibu selama 20 tahun di luar kejaksaan menjadi modal berharga. Bali beruntung mendapat pemimpin dengan pengalaman luas dan kemampuan luar biasa," tambahnya.
Ia menekankan perlunya kolaborasi yang baik antara seluruh elemen Forkopimda serta masyarakat dalam mendukung pelaksanaan penegakan hukum di Bali.
"Bali adalah satu pulau dengan satu tata kelola. Segala sesuatu harus dipikirkan dengan matang, termasuk dalam penegakan hukum. Semoga alam Bali memberikan restu bagi Ibu Kajati dalam menjalankan amanah," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, I Ketut Sumedana menyampaikan rasa terima kasih atas kerja sama yang baik selama masa jabatannya.
"Leadership Pak Gubernur luar biasa, mampu merangkul semua pihak.Saya titip legacy kami, Bale Kertha Adyaksa agar terus digaungkan dan diimplementasikan, sehingga selalu humanis dan bermanfaat bagi masyarakat luas," ujarnya.
Sementara itu, Kajati Bali yang baru, Chatarina Muliana Girsang, menyatakan komitmennya untuk melanjutkan fondasi yang telah dibangun pendahulunya, terutama dalam penegakan hukum yang humanis dan berlandaskan kearifan lokal Bali.
"Kami tidak bisa bekerja sendiri. Bali adalah wajah dunia, sehingga tantangan hukum di sini pun kompleks. Saya ingin bersama-sama merawat Bali sebagai rumah kita yang indah dan kuat, di mana penegakan hukum sejalan dengan pembangunan berkelanjutan," tegasnya.
PATI Ratusan siswa dan guru di dua sekolah menengah pertama di Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, diduga mengalami keracuna
PERISTIWA
JAKARTA Ketua DPP PDIP Deddy Y Sitorus menilai Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY masih harus bekerja keras j
POLITIK
SERDANG BEDAGAI Tabrakan maut terjadi di ruas Tol MedanTebing Tinggi, tepatnya di Kilometer 54.700 Jalur A, Desa Melati, Kecamatan Pega
PERISTIWA
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) melarang penggunaan susu kental manis, minuman rasa susu, hingga produk minuman yang mengandung susu d
NASIONAL
ACEH BARAT Bagi warga Gampong Suak Timah, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, nipah bukan sekadar tumbuhan yang tumbuh di rawa pes
SENI DAN BUDAYA
BANDA ACEH Kasus dugaan pencurian barang berharga milik keluarga pasien di Rumah Sakit (RS) Harapan Bunda, Banda Aceh, berakhir damai. P
HUKUM DAN KRIMINAL
TANJAB TIMUR Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tanjung Jabung Timur menggelar Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpina
NASIONAL
TAKENGON Personel Polres Aceh Tengah, Polda Aceh, menyisir sejumlah kawasan yang dinilai rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di w
NASIONAL
ACEH UTARA Menyempitnya kawasan hutan membuat ruang jelajah gajah di lanskap Cot Girek, Aceh Utara, semakin terbatas. Kondisi ini menyeb
NASIONAL
MEDAN Harga jagung di tingkat petani di Sumatera Utara masih bertahan tinggi. Kondisi ini menjadi salah satu faktor yang mendorong kenai
EKONOMI