34 Tahun di Pencak Silat, Prabowo Lepas Jabatan Ketum IPSI Demi Fokus Jadi Presiden
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengenang perjalanan panjangnya di dunia pencak silat yang telah dijalani selama 34 tahun.Hal itu disamp
NASIONAL
JAKARTA– Menteri Koperasi dan UKM (Menkop) Ferry Juliantono memastikan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) akan mulai beroperasi pada Maret 2026.
Pemerintah saat ini tengah menuntaskan pembangunan fasilitas pendukung seperti gudang, gerai, serta sarana operasional logistik di berbagai titik desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.
Ferry menjelaskan, hingga awal November 2025 tercatat 9.700 bidang tanah siap dibangun, sementara sekitar 5.000 titik telah memasuki tahap pembangunan fisik.Baca Juga:
"Presiden mengharapkan pada bulan Maret 2026 seluruh koperasi desa merah putih sudah terbangun secara fisik, lengkap dengan gudang, gerai, dan siap beroperasi,"ujar Ferry dalam dialog Envisioning Indonesia: Executing National Agenda di forum Rakernas Partai Perindo, Discovery Hotel, Jakarta Utara, Senin (3/11/2025).
Selain pembangunan infrastruktur fisik, pemerintah juga menyiapkan Sistem Informasi Kopdes Merah Putih sebagai wadah digitalisasi koperasi desa.
Langkah ini bertujuan agar seluruh kegiatan operasional, mulai dari keuangan, pemasaran, hingga distribusi logistik, dapat dikelola secara transparan dan terintegrasi.
Ferry menambahkan, pemerintah telah merekrut 8.000 business assistant untuk mendampingi proses pembentukan dan pengelolaan koperasi di lapangan.
"Business assistant ini akan mengajari pengawas dan pengurus koperasi agar memahami manajemen bisnis modern," jelasnya.
Saat ini, sebanyak 82.000 koperasi berbadan hukum telah bergabung dan berkonsolidasi dalam program Kopdes Merah Putih.
Meski proses legalisasi dalam jumlah besar tersebut tidak mudah, Ferry optimistis langkah ini akan menjadi fondasi kuat bagi kemandirian ekonomi desa.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa setiap koperasi desa nantinya akan memiliki gerai modern yang menjual sembako dan obat-obatan, menyediakan layanan simpan pinjam, serta memiliki gudang penyimpanan hasil pertanian dan alat-alat pertanian, termasuk kendaraan operasional logistik.
"Bayangkan ada 80.000 outlet modern di 80.000 desa atau kelurahan, lengkap dengan gudang dan kendaraan logistik. Ini akan menjadi game changer bagi ekonomi nasional," tegas Ferry.
Menurutnya, keberadaan Kopdes Merah Putih akan memperkuat daya saing ekonomi desa tanpa harus bergantung pada toko modern milik swasta yang selama ini menguasai pasar di pedesaan.
"Selama ini toko modern di desa justru membawa uang ke kota. Dengan Kopdes, uangnya akan berputar di desa, tumbuh di desa, dan mensejahterakan masyarakat desa," pungkasnya.*
(in/M/006)
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengenang perjalanan panjangnya di dunia pencak silat yang telah dijalani selama 34 tahun.Hal itu disamp
NASIONAL
TOBA Seorang mahasiswa Universitas Katolik (Unika) Medan dilaporkan tenggelam saat berenang di Air Terjun Situmurun, Kecamatan Lumbanjulu,
PERISTIWA
DELI SERDANG Pereli senior Sumatera Utara Musa Rajekshah atau yang akrab disapa Ijeck ikut ambil bagian dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas
OLAHRAGA
MANADO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan LPG subsidi tidak akan
EKONOMI
JAKARTA Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi peningkatan titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
NASIONAL
JAKARTA Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyatakan dukungan penuh terhadap Sugiono yang terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besa
OLAHRAGA
MEDAN PSMS Medan kembali menelan kekalahan usai takluk 01 dari Garudayaksa FC dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026. Ironisnya,
OLAHRAGA
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera memastikan pemutakhiran data penerima hunian sem
NASIONAL
PEKANBARU Ratusan warga di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, mengamuk dan membakar sebuah rumah serta empat sepeda motor yang diduga mi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat telah melakukan 10 operasi tangkap tangan (OTT) sepanjang Januari hingga 11 April 2026
NASIONAL