Polri Kebut Pembangunan 1.500 Dapur MBG hingga Akhir 2026
JAKARTA Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo menargetkan pembangunan 1.500 Satuan Pelayanan Peme
NASIONAL
JAKARTA – PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) memastikan rencana penggabungan dengan PT Hutama Karya (Persero) akan rampung paling lambat pada tahun depan.
Direktur Utama Waskita Karya, Muhammad Hanugroho, menjelaskan bahwa proses konsolidasi saat ini tengah dikaji bersama Danantara Aset Manajemen. Menurutnya, hasil final dari aksi korporasi ini diperkirakan selesai pada 2026.
"Saya rasa proses ini bisa saja tereksekusi di tahun depan. Finalnya di tahun depan, tetapi bisa juga lebih cepat," ujar Hanugroho dalam Public Expose 2025, Selasa (4/11/2025).Baca Juga:
Hanugroho menuturkan bahwa proses konsolidasi membutuhkan waktu karena melibatkan sejumlah aspek penting, mulai dari kesiapan bisnis di masing-masing perusahaan hingga pembahasan struktur sumber daya manusia.
Selain itu, status Waskita Karya sebagai perusahaan terbuka juga menjadi pertimbangan utama dalam proses integrasi ini.
"Karena Waskita adalah perusahaan Tbk, kami harus memperhatikan respons pasar dan investor. Kami harus mengakomodir bagaimana reaksi mereka terhadap rencana penggabungan ini," jelasnya.
Lebih lanjut, Hanugroho mengungkapkan bahwa pihaknya masih menunggu arahan resmi dari pemegang saham mengenai kemungkinan perubahan status Waskita dari perusahaan publik menjadi perusahaan tertutup (go private).
"Pembahasan mengenai perubahan status Waskita menjadi go private sangat mungkin dilakukan, tergantung hasil final dari bentuk struktur konsolidasi," ungkapnya.
Terkait bentuk integrasi, ia menambahkan bahwa opsi yang sedang dikaji mencakup dua skenario, yakni pembentukan struktur holding-subholding atau merger penuh antar BUMN karya.
"Kalau merger, misalnya dari tiga atau empat perusahaan menjadi satu entitas, kami harus menentukan siapa yang akan menjadi surviving entity. Semua masih dalam tahap kajian," tambah Hanugroho.
Hanugroho juga menyoroti adanya potensi penurunan nilai aset dalam proses penggabungan tersebut.
Karena itu, pihaknya menyiapkan langkah penyesuaian agar nilai pasar (market value) tetap transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Kami ingin memastikan tidak ada angka-angka yang tidak bisa dipertanggungjawabkan setelah integrasi. Semua sedang kami siapkan secara matang," tegasnya.
Rencana penggabungan Waskita Karya dan Hutama Karya merupakan bagian dari kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam membenahi struktur BUMN karya. Pemerintah menargetkan restrukturisasi dari tujuh perusahaan konstruksi menjadi tiga entitas besar yang lebih efisien dan fokus pada core business masing-masing.
"Tujuan utama konsolidasi ini adalah mengembalikan fokus BUMN karya pada bisnis inti dan meningkatkan efisiensi," tutup Hanugroho.*
(vo/M/006)
JAKARTA Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo menargetkan pembangunan 1.500 Satuan Pelayanan Peme
NASIONAL
BANDA ACEH Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem memastikan pemerintah akan mendorong hilirisasi minyak dan gas (migas) dari Blok Anda
PEMERINTAHAN
TANJAB TIMUR Polres Tanjung Jabung Timur menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026 di Lapangan Hijau Polres Tanjung
NASIONAL
BANDA ACEH Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, S.I.K., mewakili Kapolda Aceh memimpin Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke8
NASIONAL
BINJAI Dugaan penyimpangan penggunaan aset milik Pemerintah Kota Binjai kembali menjadi perhatian publik. Aliansi Pemuda Sumatera Utara
PEMERINTAHAN
Oleh Rasi Kasim Samosir, S.P., M.SiPEMBANGUNAN Proyek Strategis Nasional (PSN) di Papua Selatan menjadi salah satu langkah pemerintah dala
OPINI
CIANJUR Selain dikenal sebagai situs megalitikum terbesar di Indonesia, Gunung Padang di Kabupaten Cianjur juga menyimpan tradisi yang m
NASIONAL
BOGOR Presiden Prabowo Subianto menyampaikan enam amanat penting kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) saa
NASIONAL
BOGOR Presiden ke7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke80 Bhayangkara yang
NASIONAL
BOGOR Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan tanda kehormatan kepada sejumlah kesatuan dan personel Kepolisian Negara Republik Indone
NASIONAL