BREAKING NEWS
Rabu, 14 Januari 2026

Sumut Klaim Tanam 8.307 Hektare Mangrove, Pj Sekda: Bukan Seremoni, Ini Benteng Melawan Krisis Iklim

Abyadi Siregar - Rabu, 26 November 2025 08:22 WIB
Sumut Klaim Tanam 8.307 Hektare Mangrove, Pj Sekda: Bukan Seremoni, Ini Benteng Melawan Krisis Iklim
Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Sulaiman Harahap mengikuti penanaman pohon secara serentak di Provinsi Se-Indonesia dalam rangka Hari Menanam Pohon Indonesia tahun 2025 di Desa Karang Gading Kecamatan Labuhan Deli Kabupaten Deliserda
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SUMATERA UTARA- Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyatakan telah menanam mangrove seluas 8.307 hektare sepanjang 2018–2024.

Catatan ini disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut, Sulaiman Harahap, pada peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia 2025 di kawasan Suaka Margasatwa Karang Gading, Selasa, 25 November 2025.

Dalam sambutannya, Sulaiman menegaskan bahwa gerakan menanam pohon tidak boleh berhenti pada seremoni tahunan.

Baca Juga:

Ia menyebut pohon sebagai "benteng terakhir" di tengah ancaman perubahan iklim yang kian nyata.

"Menanam pohon bukan sekadar menanam benih. Ini komitmen, harapan, dan tanggung jawab kita terhadap bumi," kata Sulaiman.

"Pohon adalah penjaga ekosistem dan sumber kehidupan."

Sulaiman menilai, dunia memasuki kenyataan baru—cuaca ekstrem, naiknya suhu global, dan hilangnya keanekaragaman hayati.

Kondisi itu, katanya, menuntut langkah konkret, bukan wacana.

Ia mengingatkan bahwa Indonesia telah mengunci komitmen penurunan emisi melalui Nationally Determined Contribution (NDC), serta menerbitkan Perpres Nomor 110 Tahun 2025 terkait instrumen nilai ekonomi karbon dan pengendalian emisi gas rumah kaca.

"Perubahan iklim bukan isu global semata. Ini persoalan lokal yang sudah kita rasakan langsung," ujarnya.

Karena itu, ia mengajak masyarakat menjadikan menanam pohon bukan program pemerintah semata, melainkan budaya baru.

Pemulihan Mangrove: 17 Desa, Ribuan Bibit, Kerusakan Masih 22,83%

Data yang dirilis BBKSDA Sumut menunjukkan kawasan Karang Gading dan Langkat Timur Laut memiliki luas 14.827 hektare, namun 3.385 hektare di antaranya rusak—atau 22,83%.

Program rehabilitasi mangrove dilakukan di 17 desa, mulai dari Kecamatan Secanggang, Tanjung Pura, Hamparan Perak, hingga Labuhan Deli.

Pada 2025, Kementerian Kehutanan menambah percepatan dengan memproduksi 1.415.700 bibit mangrove untuk pemulihan ekosistem.

Karang Gading juga menjadi titik kritis karena posisinya yang berhadapan langsung dengan abrasi dan gelombang pasang.

Tantangan: Rehabilitasi Berkejaran dengan Laju Kerusakan

Sejumlah pegiat lingkungan yang hadir menyebut rehabilitasi di Sumut harus dikebut, mengingat kerusakan mangrove seringkali lebih cepat dibanding kemampuan restorasi.

Namun Sulaiman menegaskan pemerintah siap menjaga konsistensi.

"Setiap pohon adalah investasi masa depan yang tak boleh diabaikan," katanya.

Acara peringatan ini dihadiri unsur Forkopimda Sumut dan Deliserdang, BBKSDA, UPT Kementerian Kehutanan, serta jajaran Pemkab Deliserdang.*


(um)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bobby Nasution Cairkan Rp601 Miliar DBH Tahap III, Total Dana untuk Sumut Capai Rp3,5 Triliun!
Lantik 12 Pejabat Tinggi Pratama, Wagub Sumut Surya Minta Tunjukkan Kinerja yang Lebih Maksimal
12 Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemprov Sumut Dilantik oleh Wakil Gubernur Surya
Dinas LHK Sumut Tindak Tegas, Bongkar Pagar Seng di Hutan Lindung Pantai Labu
Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni Batal Lantik Pejabat Eselon II, Mutasi Ditunda
Bobby Nasution: Lima Pejabat Pemko Medan Akan Diboyong ke Pemprov Sumut
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru