Usai Noel Jadi Tersangka, Purbaya Yudhi Sadewa Angkat Bicara soal Ancaman ‘Di-Noel-kan’
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi pernyataan mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Imanuel Ebenezer atau
EKONOMI
JAKARTA– Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan pentingnya peran strategis Kementerian Agama (Kemenag) sebagai jembatan antara negara dan umat.
Tanpa mediator yang kuat, ia menilai hubungan antara agama dan negara berpotensi saling menekan dan memunculkan persoalan baru di tengah masyarakat.
Hal itu disampaikannya dalam keynote speech Lokakarya Kemenag bertajuk Mempersiapkan Umat Masa Depan di Serpong, Tangerang, Senin (15/12/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kemenag 2025.Baca Juga:
"Kementerian Agama harus benar-benar hadir sebagai penyeimbang. Tidak terlalu cepat turun tangan, tetapi juga tidak abai ketika negara memang harus hadir," ujar Nasaruddin.
Ia menegaskan, jika negara terlalu dominan mengatur agama, otonomi kehidupan beragama bisa terkikis. Sebaliknya, jika agama terlalu memengaruhi negara, Indonesia berpotensi menuju negara agama.
Oleh karena itu, Kemenag harus berada di posisi tengah sebagai penyeimbang yang adil.
Dalam lokakarya, Kemenag melibatkan tokoh agama, akademisi, dan organisasi kemasyarakatan keagamaan.
Hasil rumusan kegiatan ini nantinya akan ditindaklanjuti dalam Rakernas, dengan fokus pada strategi menyiapkan umat masa depan dan kebijakan konkrit Kemenag.
"Di sinilah Kementerian Agama harus mampu menjembatani dua dunia yang berbeda secara emosional dan intelektual," tambah Nasaruddin.
Menteri Agama juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan agar agama tidak dijadikan alat legitimasi politik.
Menurutnya, mempertahankan keberpihakan pada negara sekaligus kepentingan umat adalah kunci menjaga kepercayaan publik terhadap institusi agama dan negara.*
(d/dh)
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi pernyataan mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Imanuel Ebenezer atau
EKONOMI
JAKARTA Komisi XI DPR RI menyetujui Thomas Djiwandono, atau Tommy, menjabat Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) menggantikan Juda Agung
EKONOMI
MEDAN Guna memperkuat sinergi antar Pemerintah dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di berbagai program pembangunan agar dapat berjalan le
NASIONAL
MEDAN Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Hadi Suhendra, SH., menerima kedatangan perwakilan Aliansi Masyarakat Peduli Aliansi Masyarakat Pedul
HUKUM DAN KRIMINAL
PADANG Sebuah kebakaran hebat menghanguskan tiga unit rumah dan satu warung makan di kawasan Jati Adabiah, Kecamatan Padang Timur, Kota
PERISTIWA
JAKARTA Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Thomas Djiwandono, menekankan pentingnya sinergi antarpengelola kebijakan dalam uji
EKONOMI
DENPASAR Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali mengikuti sosialisasi Kitab UndangUndang Hukum Pidana (KUHP) Nasional dengan tem
PEMERINTAHAN
DENPASAR Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkum) Bali menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi dalam memberikan p
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Surya, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascab
NASIONAL
JAKARTA Upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatera terus menunjukkan perkembangan positif. Menteri Dalam Neger
NASIONAL