Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan komitmennya mendukung program nasional penguatan ekonomi dari tingkat desa melalui pembentukan Koperasi Merah Putih. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
BANGLI– Gubernur BaliWayan Koster menegaskan komitmennya mendukung program nasional penguatan ekonomi dari tingkat desa melalui pembentukan Koperasi Merah Putih.
Hingga kini, koperasi ini telah terbentuk di seluruh 636 desa dan 80 kelurahan di Bali, dan kepengurusan telah resmi tersusun.
Pernyataan tersebut disampaikan Koster saat membuka acara BIMTEK Optimalisasi Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) dan Koperasi Merah Putih, serta Penandatanganan Surat Pernyataan Penyerahan Aset Koperasi Merah Putih, di Wantilan Taman Makam Pahlawan, Desa Adat Penglipuran, Kabupaten Bangli, Sabtu (13/12/2025).
Acara dihadiri Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM-Intel) Prof. Reda Manthovani dan Kepala Kejaksaan Tinggi Bali Chatarina Muliana Girsang.
Koster menjelaskan, langkah berikut yang menjadi prioritas adalah penyediaan lahan untuk kantor dan usaha koperasi.
Saat ini, 474 desa dan kelurahan telah memiliki aset yang bisa dimanfaatkan, sementara sisanya tengah difasilitasi melalui lahan Pemprov, pemerintah kabupaten/kota, maupun milik desa. Targetnya, pada 2026 seluruh koperasi sudah beroperasi penuh dengan sistem pengelolaan yang optimal.
"Ini wujud komitmen kami mendukung arahan Presiden, cepat dan solid melaksanakan program prioritas nasional," ujar Koster.
Selain itu, Koster menegaskan sinergi dengan Kejaksaan Agung melalui program Bale Kertha Adhyaksa dan Jaga Desa, untuk memastikan pengelolaan dana APBN dan APBD di tingkat desa berjalan tertib dan bebas dari permasalahan hukum.
JAM-Intel Reda Manthovani memberikan apresiasi atas keseriusan Koster.
Menurutnya, Koperasi Merah Putih yang didukung Jaga Desa akan menjadi pilar kemandirian ekonomi desa, dengan pengawasan dana yang ketat agar digunakan sesuai peruntukannya.
Kepala Kejaksaan Tinggi Bali Chatarina Muliana Girsang juga menekankan pentingnya sinergi ini untuk mewujudkan pengelolaan keuangan desa yang akuntabel.
Acara ditutup dengan pemukulan kentongan sebagai simbol dimulainya implementasi program, serta penyerahan bantuan CSR kepada beberapa desa dan kelurahan di Bali.*
(dh)
Editor
: Adelia Syafitri
Koperasi Merah Putih dan Jaga Desa, Strategi Koster Perkuat Ekonomi Desa Bali