Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Tapteng, Jonnedi Marbun, memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Senin (2/2/2026). (foto: Diskominfo Tapteng)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Dalam amanatnya, Jonnedi Marbun mengatakan Kabupaten Tapteng kini memasuki fase transisi dari darurat bencana menuju pemulihan.
ASN diminta lebih proaktif dalam membersihkan sedimen di jalanan dan pemukiman warga agar tidak menimbulkan penyakit ISPA.
"Minggu ini akan dilaksanakan gotong-royong padat karya sesuai instruksi pimpinan, untuk segera membersihkan pemukiman yang masih terdampak lumpur atau sedimen," ujar Jonnedi Marbun.
Lebih lanjut, Jonnedi menjelaskan, sejak Desember 2025 Bupati TaptengMasinton Pasaribu telah mengerahkan ASN untuk membantu membersihkan rumah dan pemukiman warga.
Pada Januari 2026, sebanyak 3.186 ASN dan PPPK paruh waktu juga dikerahkan ke berbagai kecamatan untuk kegiatan serupa.
Jonnedi menekankan pentingnya disiplin ASN dalam mendukung percepatan pemulihan.
"Tidak ada lagi ASN yang duduk-duduk atau ngopi-ngopi pada jam kerja. Setiap OPD, dinas, kecamatan, desa, dan kelurahan harus memastikan kantor dan radius 20–30 meter sekitarnya bersih total," tegasnya.
Ia juga mengingatkan, fase transisi darurat ke pemulihan ini berlangsung hingga Maret 2026.
Setelah itu, Pemkab Tapteng akan memasuki tahap rekonstruksi dan rehabilitasi (RR), sehingga progres kerja tiga bulan ini sangat menentukan kelancaran pemulihan.
Apel dihadiri para Staf Ahli Bupati, Asisten Setdakab, Pimpinan OPD, Pejabat Administrator dan Fungsional, serta seluruh staf di lingkungan Pemkab Tapteng.*