BREAKING NEWS
Rabu, 01 April 2026

Kabar Gembira! Uang Saku Peserta Pemagangan Nasional Naik Menyusul Kenaikan Upah Minimum 2026

Raman Krisna - Jumat, 13 Februari 2026 17:31 WIB
Kabar Gembira! Uang Saku Peserta Pemagangan Nasional Naik Menyusul Kenaikan Upah Minimum 2026
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyampaikan hal tersebut saat berkunjung ke RS Universitas Andalas, Padang, Kamis (12/2/2026). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PADANG – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengumumkan penyesuaian uang saku peserta Program Pemagangan Nasional (Maganghub) menyusul kenaikan Upah Minimum (UM) Tahun 2026.

Kebijakan ini menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan peserta sekaligus mendukung keberlangsungan program pemagangan.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyampaikan hal tersebut saat berkunjung ke RS Universitas Andalas (RS Unand), Padang, Kamis (12/2/2026).

Baca Juga:

Ia menegaskan, uang saku peserta berfungsi sebagai dukungan biaya hidup selama mengikuti pelatihan dan praktik kerja di perusahaan atau institusi/lembaga.

"Alhamdulillah, karena UM 2026 ini mengalami kenaikan, maka uang saku peserta pemagangan juga naik," ujar Menaker.

Sebagai contoh, Upah Minimum Provinsi Sumatera Barat naik dari Rp2.994.193 pada 2025 menjadi Rp3.182.955 pada 2026.

Penyesuaian ini berdampak langsung pada besaran uang saku peserta pemagangan di wilayah tersebut.

Menaker mengingatkan peserta untuk menggunakan uang saku secara bijak dan produktif, misalnya menabung atau membantu orang tua.

Dalam kunjungan itu, Menaker juga melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan Program Pemagangan Nasional, yang saat ini di RS Unand diikuti 46 peserta, dari total 2.800 peserta di Provinsi Sumatera Barat.

Dalam dialog interaktif dengan peserta, Menaker menanyakan pengalaman mereka selama pemagangan, mulai dari kenyamanan lingkungan kerja, kesesuaian tugas dengan kompetensi, hingga manfaat pembelajaran.

Para peserta menilai program berjalan lancar, pembimbing responsif, dan pengalaman praktik sangat membantu meningkatkan keterampilan kerja.

"Program Pemagangan Nasional ini adalah salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto. Kita ingin generasi muda siap kerja, punya pengalaman langsung di lapangan, dan kompetensinya sesuai kebutuhan industri. Ini strategi besar menyiapkan SDM unggul sekaligus menurunkan pengangguran," ujarnya.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Penyidik Bernama Bayu Sigit Diduga Minta Rp10 Miliar dalam Kasus Korupsi RPTKA Kemnaker, KPK Angkat Suara
Kemnaker Gelar Pelatihan Vokasi Ramah Inklusif di Padang, Penyandang Disabilitas dan Lansia Siap Bersaing di Dunia Kerja
Kemnaker Salurkan Rp30,3 Miliar untuk Pemulihan Ekonomi Warga Terdampak Bencana di Sumbar
Kemnaker dan Shopee Gelar ToT Shopee Affiliate, Siapkan 100 Instruktur BLK Kuasai Keterampilan Digital Marketing
Cegah Lowongan Palsu! Karirhub Jadi Satu Pintu Lowongan Kerja Terpercaya, Kemnaker Gandeng 8 Portal Swasta
Kemnaker Kenakan Denda Rp2,17 Miliar ke PT BAP karena 164 TKA Tak Memiliki RPTKA
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru