Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat menghadiri kegiatan bakti sosial yang digelar oleh Posmetro Medan di Masjid Taqwa Muhammadiyah, Kelurahan Sudirejo I, Kecamatan Medan Kota, Jumat (13/3/2026). (foto: Pemko Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
MEDAN — Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menekankan pentingnya kepedulian sosial dan semangat berbagi saat menghadiri kegiatan bakti sosial yang digelar oleh PosmetroMedan di Masjid Taqwa Muhammadiyah, Jalan Sempurna, Kelurahan Sudirejo I, Kecamatan Medan Kota, Jumat (13/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Rico Waas menyoroti berbagai program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH).
Di Kota Medan, program ini dikenal sebagai PKH Medan Makmur, yang menjadi tambahan dari PKH pemerintah pusat untuk membantu masyarakat yang masih membutuhkan, khususnya lansia dan penyandang disabilitas.
"Kalau Pemerintah Pusat memiliki PKH, maka Kota Medan juga menambahkannya melalui PKHMedan Makmur. Tahun ini kita siapkan untuk 10.000 orang," jelas Rico Waas.
Ia menekankan pentingnya pendataan yang akurat agar bantuan sosial tepat sasaran dan manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal.
Bakti sosial tersebut turut dihadiri Pimpinan Umum PosmetroMedan, Zulkifli Tanjung, tokoh masyarakat, serta pejabat Pemko Medan termasuk Kadis Sosial Khoiruddin Rangkuti dan Camat Medan Kota Muhammad Andi.
Secara simbolis, Wali Kota bersama Zulkifli Tanjung menyerahkan paket sembako kepada warga kurang mampu menjelang Idul Fitri.
Rico Waas juga mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.
Menurutnya, manusia merupakan makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri, sehingga saling membantu merupakan kewajiban moral setiap individu.
Ia menambahkan bahwa setiap kebaikan yang dilakukan akan kembali kepada diri sendiri, mendorong warga untuk menebar kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Pimpinan Umum PosmetroMedan, Zulkifli Tanjung, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi ini telah dilakukan selama 20 tahun sebagai bentuk kepedulian terhadap warga kurang mampu.
"Saya lahir di sini dan pernah merasakan hidup yang tidak mampu. Saat saya telah mampu, saya tergerak hati untuk berbagi agar membantu warga," ujarnya.