Gubernur Sumut Bobby Nasution, didampingi OPD meninjau sejumlah ruas jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Labuhanbatu Utara dan Kabupaten Toba, yang rusak, baru-baru ini. (foto: Diskominfo Sumut / Dokumen)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Langkah ini diharapkan mampu memperlancar arus transportasi dan mendorong perekonomian lokal, terutama sektor pertanian yang menjadi tumpuan sebagian besar masyarakat setempat.
Kepala Dinas BMBKCK Provinsi Sumut, Chandra Dalimunthe, menjelaskan bahwa perbaikan dua ruas jalan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Dua ruas jalan yang akan diperbaiki masing-masing memiliki panjang 8,30 km di ruas Silimbat-Parsoburuan di Kabupaten Toba, dan 7 km pada ruas Parsoburuan–batas Labura.
Proyek ini diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp 49,8 miliar untuk ruas Silimbat-Parsoburuan dan Rp 42 miliar untuk ruas Parsoburuan–batas Labura.
"Dengan adanya perbaikan dua ruas jalan ini, diharapkan dapat memperlancar transportasi, mengurangi biaya angkutan, serta mempercepat distribusi hasil pertanian dari Kabupaten Toba dan Labuhanbatu Utara," kata Chandra.
Ia juga menambahkan bahwa proyek ini diharapkan akan berdampak positif terhadap kesejahteraan petani dan masyarakat setempat.
Pembangunan jalan yang lebih baik ini juga dipandang sebagai langkah penting dalam mengurangi hambatan ekonomi yang selama ini dirasakan oleh masyarakat di wilayah tersebut.
Terlebih, dua kabupaten yang terhubung oleh jalan ini memiliki potensi pertanian yang besar, namun sering terkendala oleh buruknya kondisi infrastruktur jalan.
Sebelumnya, masyarakat di Kecamatan Habinsaran, Borbor, dan Nassau (Habornas) yang sudah puluhan tahun merasakan kerusakan jalan, mendorong pemerintah provinsi untuk segera melakukan perbaikan.
Warga setempat berharap agar distribusi barang dan jasa, khususnya hasil pertanian, menjadi lebih lancar, dan akses ke layanan publik seperti pendidikan dan kesehatan juga meningkat.
Untuk memastikan kelancaran proyek ini, Pemprov Sumut akan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah Kabupaten Toba dan Kabupaten Labuhanbatu Utara, aparat keamanan, serta berbagai pihak terkait di tingkat kecamatan dan desa.