BREAKING NEWS
Rabu, 01 April 2026

Wali Kota Medan Buka Musrenbang RKPD 2027, Targetkan Peningkatan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat

Abyadi Siregar - Selasa, 31 Maret 2026 17:26 WIB
Wali Kota Medan Buka Musrenbang RKPD 2027, Targetkan Peningkatan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, resmi membuka Musrenbang RKPD Kota Medan Tahun 2027 di Hotel Four Points, Selasa (31/3/2026). (foto: Dok. Pemko Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Medan Tahun 2027 di Hotel Four Points, Selasa (31/3/2026).

Forum strategis ini bertujuan untuk menyusun arah pembangunan kota dengan mengusung tema "Akselerasi Peningkatan Investasi untuk Perekonomian Kota yang Modern, Maju, Inklusif dan Berkelanjutan".

Kehadiran Wali Kota Medan yang didampingi Wakil Wali Kota H. Zakiyuddin Harahap dan sejumlah pejabat terkait, termasuk Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen, serta unsur Forkopimda Kota Medan, menandai langkah konkret pemerintah kota dalam mendorong pertumbuhan yang lebih merata dan berkelanjutan di ibu kota Provinsi Sumatera Utara.

Baca Juga:

Rico Waas dalam pidatonya menekankan bahwa Kota Medan tidak boleh stagnan.

Dengan posisi geografis yang strategis, Medan harus bertransformasi menjadi kota yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

"Medan harus terus maju dan berkembang, serta mampu menjawab tantangan pembangunan kedepan," ujar Rico Waas, yang menegaskan bahwa fokus utama pemerintahannya akan berfokus pada empat aspek penting:

- Penguatan Ekonomi Kerakyatan: Pemberdayaan UMKM dan revitalisasi pasar tradisional agar ekonomi tidak hanya dikuasai segelintir pihak.
- Pembangunan Infrastruktur yang Merata: Memastikan pembangunan tidak hanya terkonsentrasi di pusat kota, tetapi juga merata hingga Medan bagian Utara.
- Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM): Dengan memprioritaskan peningkatan akses pendidikan dan kesehatan sebagai kunci mengentaskan kemiskinan.
- Penguatan Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik: Meningkatkan efisiensi pelayanan yang berbasis digital dan transparan.

Rico Waas juga menetapkan beberapa target indikator makro yang ambisius untuk tahun 2027, antara lain:

- Pertumbuhan Ekonomi: Meningkatkan ekonomi daerah dengan target 5,7% - 6,1%.
- Penurunan Angka Kemiskinan: Menurunkan tingkat kemiskinan menjadi 6,0% - 6,5%.
- Indeks Pembangunan Manusia (IPM): Meningkatkan IPM menjadi 86,2 - 86,6%.
- Inflasi: Menjaga angka inflasi di kisaran 1,1% - 2,5%.

"Saya ingin Musrenbang ini tidak hanya menjadi seremonial, tapi harus mengikat kita semua untuk mencapai target-target yang telah ditetapkan," tegasnya.

Selain itu, Wali Kota Medan juga menyoroti kemudahan berinvestasi di kota ini.

Ia menjamin investor akan mendapatkan kemudahan dalam segala aspek administrasi.

"Saya tidak ingin ada pihak yang mengganggu proses investasi, siapapun yang menghalangi akan kami laporkan," jelasnya dengan tegas.

Rico Waas juga menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur kesehatan, seperti revitalisasi Puskesmas yang direncanakan tahun ini.

Program Universal Health Coverage (UHC) juga akan diperkuat untuk memastikan semua masyarakat Medan mendapatkan layanan kesehatan yang memadai.

Selain itu, keamanan menjadi salah satu prioritas utamanya.

Dengan adanya 1.945 pos kamling yang sudah terbentuk, Pemko Medan berencana memastikan setiap pos kamling berfungsi dengan efektif untuk menciptakan suasana yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.

"Kami juga akan memastikan bahwa 1.945 pos kamling ini tidak hanya angka, tetapi benar-benar aktif dan berfungsi dengan baik," ujarnya.

Musrenbang tahun ini mengusung metode baru dengan dimulainya diskusi tematik sebelum forum pleno, yang bertujuan untuk menyempurnakan rencana pembangunan kota.

Topik yang dibahas meliputi sektor-sektor penting seperti pendidikan, kesehatan, pengentasan kemiskinan, investasi, UMKM, hingga isu strategis lainnya seperti transportasi dan pariwisata.

Sebagai penutup, Wali Kota Medan berkomitmen agar seluruh program pembangunan yang direncanakan benar-benar berdampak langsung kepada masyarakat, dengan skala prioritas yang jelas dan efisiensi anggaran yang optimal.

"Setiap program harus memiliki manfaat yang jelas, terukur, dan benar-benar dirasakan masyarakat," tandasnya.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bupati Batu Bara Serahkan LKPD Tahun Anggaran 2025 kepada BPK RI
Sumut Dorong Penguatan IKM, Kawasan Industri dan Hilirisasi Komoditas Unggulan Jadi Kunci Peningkatan Ekonomi Daerah
Presiden Prabowo Akui Dirinya 'Micromanager': Menteri Saya Sering Pingsan di Depan Umum
Banggar DPR RI Desak Pemerintah Hentikan Kompensasi Listrik untuk Orang Kaya Demi Stabilitas Fiskal
Pemprov Sumut Terima Rp 4,5 Miliar dari Sektor Pertambangan pada 2025, Targetkan Peningkatan PAD
Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Ini Kata Istana
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru