Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa puncak acara perayaan Paskah tahun ini akan diadakan pada 8 April 2026 dan direncanakan akan dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Perayaan Paskah Nasional 2026 akan berlangsung di Manado, Sulawesi Utara. Semoga acara ini berjalan lancar dan sukses. Rencananya, Presiden Prabowo Subianto akan hadir untuk ikut serta dalam perayaan ini," ujar Menag Nasaruddin kepada awak media, Rabu (1/4/2026).
Nasruddin juga berharap agar perayaan Paskah tahun ini dapat lebih baik dari tahun sebelumnya, dan menjadi momen kebersamaan antarumat beragama.
"Perayaan Paskah harus lebih baik setiap tahunnya, agar semua umat dapat merasakannya sebagai gelaran kebangsaan yang merayakan persatuan bangsa," katanya.
Ketua Panitia Perayaan Paskah Nasional 2026, Recky H. Langie, menyampaikan bahwa rangkaian acara akan berlangsung dari 7 hingga 9 April, dengan puncak perayaan diadakan pada 8 April di ruang terbuka.
"Kami berharap Menteri Agama juga dapat hadir untuk memberi semangat dalam kegiatan ini," ujar Langie.
MenagNasaruddin Umar sebelumnya juga mengajak para tokoh agama untuk memperkuat pesan damai, persaudaraan, dan kerukunan, terutama mengingat sejumlah hari besar keagamaan yang berlangsung berdekatan pada tahun ini, seperti Hari Raya Nyepi, Idul Fitri, dan Paskah.
"Penting bagi kita untuk menjaga kerukunan di tengah keberagaman. Hari-hari besar keagamaan ini harus menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan," jelasnya.
Menag menjelaskan bahwa setiap perayaan keagamaan membawa nilai universal yang sangat penting untuk kehidupan sosial. Hari Raya Nyepi mengajarkan refleksi dan pengendalian diri, Idul Fitri mengedepankan nilai saling memaafkan, dan Paskah membawa pesan harapan dan kasih sayang.
"Semua nilai ini, jika disampaikan dengan baik, akan mempererat persatuan dan kerukunan bangsa," tambah Nasaruddin.
Acara perayaan Paskah Nasional ini juga diharapkan dapat merangsang umat untuk lebih peduli terhadap sesama dan menjadikan kebersamaan antarumat sebagai kunci dalam menjaga harmoni di Indonesia.*