BREAKING NEWS
Senin, 20 April 2026

Silaturahmi Syawal ASLAB, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Fadly Abdina Hadiri Rembug Pemekaran Sumatera Pantai Timur

Muhammad Taufik - Rabu, 15 April 2026 15:10 WIB
Silaturahmi Syawal ASLAB, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Fadly Abdina Hadiri Rembug Pemekaran Sumatera Pantai Timur
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina hadiri Silaturahmi Syawal 1447 Hijriah serta rembug pembangunan daerah bersama tokoh ASLAB, di Aula Kantor Bupati Batu Bara, Kec. Lima Puluh, Senin, 13 April 2026. (foto: Pemkot Tanjungbalai)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BATU BARA – Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menghadiri Silaturahmi Syawal 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan rembug pembangunan daerah bersama tokoh AsahanLabuhanbatu (ASLAB), di Aula Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Senin, 13 April 2026.

Kegiatan yang digelar Komite Pemekaran Provinsi Sumatera Pantai Timur itu turut dihadiri Ketua Komite Muslim Simbolon, anggota DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung, serta Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian bersama jajaran pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Baharuddin menyatakan pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga forum strategis untuk merumuskan gagasan pembangunan berbasis potensi wilayah ASLAB.

Baca Juga:

"Pertemuan ini bukan untuk menciptakan pertentangan, melainkan sebagai wadah menyampaikan potensi daerah serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat," kata Baharuddin.

Ia menambahkan, wacana pemekaran Provinsi Sumatera Pantai Timur telah digagas sejak sekitar 12 tahun lalu.

Wilayah yang dikenal sebagai "Sumpatim" itu mencakup enam daerah, yakni Kabupaten Asahan, Batu Bara, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan, serta Kota Tanjungbalai.

Ketua Komite Pemekaran, Muslim Simbolon, menegaskan bahwa upaya pembentukan daerah otonomi baru merupakan hak konstitusional masyarakat.

"Pemekaran bukan kegiatan terlarang atau makar, melainkan hak masyarakat untuk membentuk daerah otonomi baru sesuai ketentuan," ujarnya.

Dalam forum tersebut, kajian akademik disampaikan oleh M. Yusuf Harahap yang menilai wilayah ASLAB memiliki potensi dari sisi fiskal, administratif, dan sumber daya untuk berkembang lebih cepat jika menjadi provinsi tersendiri.

Sementara itu, Ahmad Doli Kurnia Tandjung menegaskan bahwa pemekaran wilayah memiliki dasar hukum yang jelas dan dapat dilakukan sepanjang memenuhi syarat objektif sesuai peraturan perundang-undangan.

Melalui forum ini, para pemangku kepentingan diharapkan dapat membangun kesamaan persepsi dan memperkuat sinergi dalam mendorong pembangunan serta peningkatan pelayanan publik di kawasan Sumatera Pantai Timur.*


Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Jelang Berangkat Haji, Wali Kota Mahyaruddin Salim Minta Doa dan Jaga Kinerja ASN
HUT ke-78 Sumut, Bobby Nasution Pimpin Ziarah di TMP Bukit Barisan Medan: Lanjutkan Perjuangan Pahlawan untuk Masa Depan
HUT ke-78 Sumut, Bobby Nasution Tekankan Pentingnya Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Rembug ASLAB di Batu Bara Bahas Pemekaran Sumatera Pantai Timur, Tokoh Daerah Hadir
Pemkab Asahan Luncurkan WhatsApp Resmi Pengaduan, Bupati Dorong Layanan Lebih Responsif
Kahiyang Ayu Pimpin Bakti Sosial HKG ke-54 di Asahan, Warga Antusias Layanan Kesehatan Gratis
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru