Vozinha Kini Jadi Bintang! Kiper Tanjung Verde yang Bikin Lionel Messi Frustrasi di Piala Dunia 2026
JAKARTA Timnas Tanjung Verde (Cabo Verde) memang harus mengakhiri kiprahnya di Piala Dunia 2026 setelah kalah dramatis 23 dari Argentin
OLAHRAGA
Jakarta – Pengungkapan kasus suap yang melibatkan Ronald Tannur membawa Kejaksaan Agung (Kejagung) pada penetapan tersangka baru, yaitu Zarof Ricar, mantan pejabat di Mahkamah Agung. Kejagung bahkan berhasil menemukan dan menyita uang serta emas yang totalnya hampir mencapai Rp 1 triliun, suatu jumlah yang sangat mencengangkan.
Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, memberikan dukungan penuh kepada Kejagung dalam upayanya untuk mengusut tuntas kasus ini. Ia mencurigai bahwa Zarof Ricar terlibat dalam ratusan kasus lain yang mungkin belum terungkap. “Kinerja cemerlang Kejagung dalam kasus ini harus dilanjutkan dengan pengungkapan seluruh pihak yang terlibat. Dengan temuan uang sebanyak itu, diduga kuat pelaku telah mengumpulkan dari banyak kasus yang ia ‘mainkan’ selama menjabat,” ungkap Sahroni dalam keterangan resminya, Jumat (1/11).
Sahroni menambahkan, “Bahkan tidak kaget jika nanti terungkap bahwa ini adalah hasil dari suap dalam ratusan kasus. Jika memang benar ada ratusan kasus, berarti pelakunya bisa jadi mencapai puluhan hingga ratusan orang. Nominal yang fantastis ini, bayangkan hampir Rp 1 triliun uang tunai,” jelasnya, menunjukkan kekhawatirannya akan skala korupsi yang lebih besar.
Petugas Kejaksaan Agung telah menata barang bukti yang ditemukan saat penangkapan Zarof Ricar di Jakarta pada 25 Oktober 2024. Sahroni meyakini bahwa pengungkapan kasus ini baru di permukaan. Ia berpendapat bahwa jika Zarof bersaksi, banyak pihak lain yang mungkin terlibat dalam jaringan korupsi ini. “Pengungkapan kasus ini masih seperti fenomena gunung es; masih banyak yang bisa terseret ketika semuanya berhasil diungkap,” ujar Sahroni.
Menurutnya, ini bisa menjadi titik balik bagi peradilan Indonesia, dan jika pemerintah serius dalam memberantas praktik korupsi, ini adalah saat yang tepat untuk melibas habis oknum-oknum di dunia peradilan. “Kita bersihkan sekalian,” tegasnya.
Sahroni juga menekankan harapan besarnya terhadap Kejagung untuk terus mengungkap nama-nama yang mungkin terjerat dalam kasus ini. “Saya sangat optimis Kejagung akan segera mengungkap nama demi nama yang terlibat dalam kasus ini. Tinggal kita tunggu saja,” tutupnya.
Pengungkapan kasus ini bukan hanya menciptakan gelombang di kalangan pejabat, tetapi juga menjadi perhatian masyarakat luas. Dengan adanya dugaan korupsi yang melibatkan jumlah uang yang sangat besar, ada harapan untuk transparansi dan akuntabilitas yang lebih baik dalam institusi pemerintahan.
Kejagung kini berada dalam sorotan, dan publik menantikan langkah-langkah selanjutnya dalam penyelidikan yang bisa mengungkap lebih banyak nama serta fakta-fakta yang mungkin selama ini tersembunyi. Jika berhasil, ini akan menjadi langkah penting dalam pemberantasan korupsi di Indonesia, mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap institusi hukum dan peradilan.
(N/014)
JAKARTA Timnas Tanjung Verde (Cabo Verde) memang harus mengakhiri kiprahnya di Piala Dunia 2026 setelah kalah dramatis 23 dari Argentin
OLAHRAGA
JAKARTA Kabar gembira bagi para pemain FC Mobile. EA Sports kembali membagikan sederet kode redeem FC Mobile terbaru yang dapat diklaim
ENTERTAINMENT
BANDA ACEH Polda Aceh masih terus mendalami penyebab ledakan yang terjadi di KMP Aceh Hebat 2. Hingga kini, penyidik Direktorat Reserse
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Djamari Chaniago, memastikan ketersediaan beras di Sumatera Utara
EKONOMI
MEDAN OPPO Indonesia resmi memasarkan OPPO Reno 16 Series di Tanah Air mulai Jumat (3/7/2026). Seri terbaru ini hadir membawa sejumlah p
SAINS DAN TEKNOLOGI
MEDAN Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke50 Tahun 2026 resmi dibuka di kawasan PRSU, Jumat (3/7/2026). Ajang tahunan yang menjadi keban
PEMERINTAHAN
MEDAN Guyuran hujan deras yang mengguyur Kota Medan saat pelaksanaan Karnaval Budaya Nusantara dalam rangka Rapat Kerja Nasional (Rakern
PEMERINTAHAN
MEDAN Indonesia City Expo (ICE) 2026 tidak hanya menjadi ajang pameran produk unggulan daerah, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi bagi
PEMERINTAHAN
MEDAN Penangkapan Bupati Langkat Syah Afandin atau Ondim oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat perhatian publik kini tertuju k
SOSOK
MEDAN Persidangan perkara dugaan korupsi pengadaan Papan Tulis Interaktif (Smartboard) senilai Rp29,5 miliar pada Dinas Pendidikan Kabup
HUKUM DAN KRIMINAL