TAUD Laporkan 3 Hakim Militer Kasus Andrie Yunus ke MA, Soroti Dugaan Pelanggaran Etik
JAKARTA Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) melaporkan tiga hakim Pengadilan Militer II08 Jakarta ke Mahkamah Agung (MA) terkait dugaan p
NASIONAL
MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri kegiatan Silaturahmi dan Coffee Morning yang digelar Komandan Kodaeral I Belawan Laksamana Muda TNI Deny Septiana bersama insan maritim dan mitra kerja di Mako Kodaeral I Belawan, Senin (18/5/2026).
Dalam kesempatan itu, Rico Waas menekankan pentingnya sinergi dan keterbukaan seluruh stakeholder untuk membangun Belawan sebagai kawasan strategis maritim sekaligus pintu gerbang ekonomi Kota Medan dan Sumatera Utara.
Menurut Rico, Belawan memiliki posisi penting karena jalur laut di kawasan tersebut tidak hanya berdampak terhadap ekonomi daerah dan nasional, tetapi juga berpotensi memperkuat konektivitas internasional.Baca Juga:
"Belawan ini penting. Jangan sampai tergilas oleh stigma negatif akibat narkoba, tawuran, maupun tindak kejahatan lainnya," ujar Rico Waas di hadapan unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, insan maritim, dan para undangan.
Rico Waas mengakui masih terdapat sejumlah persoalan sosial dan keamanan yang perlu menjadi perhatian bersama. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, pengusaha, hingga stakeholder maritim untuk bersama-sama menjaga momentum positif pembangunan di Belawan.
Ia juga menegaskan Pemerintah Kota Medan terbuka menerima masukan demi mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang ada di tengah masyarakat.
"Kalau ada persoalan, mari kita bicarakan bersama. Apa yang bisa diselesaikan hari ini, minggu depan, atau bulan depan, kita kerjakan satu per satu," katanya.
Menurut Rico, kegiatan coffee morning tersebut menjadi wadah membangun komunikasi dan konektivitas antarlembaga agar tercipta suasana yang aman, nyaman, dan kondusif di kawasan Belawan.
Ia optimistis jika sinergi terus diperkuat, maka investasi, pengembangan usaha, dan pembukaan lapangan kerja di Belawan maupun Kota Medan akan semakin meningkat.
Sementara itu, Komandan Kodaeral I Belawan Laksamana Muda TNI Deny Septiana mengatakan tantangan maritim yang semakin kompleks membutuhkan kolaborasi semua pihak, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah hingga pelaku industri maritim.
"Kita jadikan laut bukan sebagai pemisah, tetapi sebagai pemersatu bangsa," ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut menjadi ruang mempererat silaturahmi sekaligus mendengarkan berbagai kendala di lapangan demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif di wilayah Belawan.*
(dh)
JAKARTA Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) melaporkan tiga hakim Pengadilan Militer II08 Jakarta ke Mahkamah Agung (MA) terkait dugaan p
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah anggapan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) aka
EKONOMI
JAKARTA Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Amien Sunaryadi, mengkritik wacana penghitungan kerugian negara dalam per
NASIONAL
JAKARTA Pengusaha Heri Setiyono alias Heri Black memilih irit bicara usai menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) te
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengungkap mayoritas kasus pelanggaran terhadap anak sepanjang Januari hingga April 20
NASIONAL
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi menuntut tiga terdakwa kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalur k
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengungkap alasan Presiden Prabowo Subianto masih mempertahankan Listyo Sigit Prabow
POLITIK
JAKARTA Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan isu transfer data kependudukan Indonesia ke Amerika Serikat
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto sempat menanyakan kondisi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kepada Menteri Keuang
EKONOMI
JAKARTA Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel berharap jaksa penuntut umum (JPU) memberikan tunt
HUKUM DAN KRIMINAL