Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Rico menambahkan, inovasi tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan PAD, tetapi juga menciptakan sistem perpajakan yang lebih transparan dan akuntabel.
Ia berharap inovasi QRESTO dapat menjadi referensi bagi daerah lain yang ingin memperkuat pendapatan daerah melalui pemanfaatan teknologi digital.
Sementara itu, Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengaku tertarik dengan berbagai inovasi yang telah diterapkan Pemerintah Kota Medan, khususnya dalam pengelolaan pajak daerah.
Menurut Lis, Kota Medan menjadi salah satu daerah yang dinilai berhasil meningkatkan PAD melalui pemanfaatan teknologi dan sistem pengawasan yang lebih efektif.
"Kami datang untuk mempelajari inovasi yang diterapkan Kota Medan. Apa yang disampaikan Pak Wali Kota sangat menarik dan akan kami kaji untuk kemungkinan diterapkan di Kota Tanjungpinang," katanya.
Setelah pertemuan tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan teknis dari Bank Indonesia mengenai mekanisme integrasi sistem QRESTO dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) agar dapat diterapkan di daerah lain.
Turut hadir dalam pertemuan itu Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman, Ketua TP PKK Kota Tanjungpinang Yuniarni Pustoko Weni, Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang Zulhidayat, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah dari kedua pemerintah daerah.*
(ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.