Bupati Taufik Panen Perdana Pisang Kepok Abu, Bakal Diusulkan Jadi Varietas Asal Asahan
ASAHAN Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., melakukan panen perdana pisang Kepok Abu yang dikembangkan PT Hijau Surya di K
PERTANIAN AGRIBISNIS
MEDAN – Pesona budaya Melayu berpadu dengan semangat kebersamaan Nusantara mewarnai Gala Dinner dalam rangka menyambut Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) XVIII di Lapangan Merdeka Medan, Selasa (30/6/2026) malam.
Acara tersebut dihadiri 98 wali kota dan wakil wali kota dari berbagai daerah di Indonesia.
Kehadiran para kepala daerah disambut langsung Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Ketua TP PKK Kota Medan Ny. Airin Rico Waas.Baca Juga:
Malam penyambutan itu juga menjadi penutup rangkaian Gelar Melayu Serumpun (Gemes) IX yang berlangsung pada 27 hingga 30 Juni 2026.
Seluruh kepala daerah yang hadir tampak mengenakan pakaian adat Melayu.
Menurut Rico Waas, busana adat tersebut bukan sekadar identitas budaya, tetapi juga mengandung nilai-nilai kepemimpinan.
"Dalam tradisi Melayu, busana ini mengandung makna kehormatan, kesantunan, kearifan, serta tanggung jawab dalam memimpin dan melayani masyarakat. Kemajuan kota harus berjalan beriringan dengan pelestarian budaya dan nilai-nilai luhur," kata Rico Waas dalam sambutannya.
Rico menjelaskan, Gelar Melayu Serumpun (Gemes) IX kembali masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN), sehingga menjadi salah satu agenda budaya unggulan Kota Medan.
Kegiatan ini menjadi wadah untuk menampilkan kekayaan seni, budaya, dan tradisi Melayu sekaligus mempererat hubungan masyarakat serumpun.
"Selama empat hari, mulai tanggal 27 hingga 30 Juni, berbagai pertunjukan dan kegiatan budaya telah dilaksanakan. Dan malam hari ini menjadi puncak sekaligus penutup seluruh rangkaian kegiatannya," ujar Rico Waas.
Ia menilai Gemes bukan hanya pertunjukan budaya, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan warisan budaya Melayu dalam semangat kebersamaan.
Menurut Rico, semangat tersebut sejalan dengan tujuan Rakernas APEKSI yang memperkuat kolaborasi antar kota di Indonesia.
"Keduanya mengajarkan kepada kita bahwa kemajuan akan lebih mudah dicapai ketika kita memilih untuk berjalan bersama. Karena ketika satu kota menjadi lebih kuat, maka satu daerah menjadi lebih maju. Dan ketika 98 kota bergerak bersama, maka Indonesia akan jauh lebih tangguh," tambahnya.
Rico berharap seluruh rangkaian Rakernas APEKSI XVIII yang berlangsung hingga 4 Juli 2026 dapat berjalan lancar dan menghasilkan berbagai kerja sama yang bermanfaat bagi pembangunan kota-kota di Indonesia.
"Semoga pertemuan ini melahirkan semakin banyak sinergi, gagasan, kerja sama yang memberikan manfaat bagi kota-kota di Indonesia. Semoga persahabatan yang terjalin menjadi jembatan untuk mewujudkan kota tangguh dan bangsa yang berdaulat," harapnya.
Sebagai bentuk penghormatan kepada para delegasi, Rico Waas bersama Ny. Airin Rico Waas menyerahkan cenderamata kepada seluruh perwakilan kota yang hadir.
Penyerahan tersebut menjadi simbol persahabatan dan kebersamaan antardaerah.
Kemegahan acara semakin terasa melalui berbagai pertunjukan seni dari sejumlah daerah di Indonesia dan negara sahabat.
Salah satu penampilan yang paling menyita perhatian adalah tari kolosal Nusantara yang menampilkan keberagaman budaya Indonesia dalam satu panggung.
Suasana semakin semarak ketika penyanyi Lyodra tampil menghibur para tamu undangan dan masyarakat yang memadati Lapangan Merdeka Medan.
Selain menjadi ajang promosi budaya, penyelenggaraan Gemes IX juga memberikan dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Berdasarkan data Dinas Pariwisata Kota Medan, transaksi ekonomi selama penyelenggaraan acara mencapai lebih dari Rp300 juta per hari.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen, Direktur Eksekutif APEKSI Alwis Rustam, Sultan Deli ke-14 Mahmud Arya Lamantjiji Perkasa Alam Shah, unsur Forkopimda, konsulat negara sahabat, Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman, serta para pimpinan perangkat daerah.* (ad)
ASAHAN Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., melakukan panen perdana pisang Kepok Abu yang dikembangkan PT Hijau Surya di K
PERTANIAN AGRIBISNIS
OlehHerman DirgantaraConstitutional fundamentalists read the Constitution in selective and selfinterested ways. Mary Anne Franks (2019
OPINI
JAKARTA Koordinator Tim Hukum Merah Putih (THMP) C. Suhadi mempertanyakan kewenangan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam memeriksa persoalan
POLITIK
JAKARTA Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie membela Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terkait
POLITIK
JAKARTA Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap 11 tersangka terkait tindak pidana terorisme di enam provinsi. Penangkapa
HUKUM DAN KRIMINAL
SERDANG BEDAGAI Seorang pegawai negeri sipil (PNS) asal Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, Muhammad Nuh, 51 tahun, tewas dalam k
PERISTIWA
MEDAN PSMS Medan tampil meyakinkan setelah menghancurkan Persikad Depok dengan skor 40 dalam lanjutan Liga 2. Kemenangan telak tersebut
OLAHRAGA
JAKARTA Pelaporan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Bareskrim Polri terkait dokumen pendidikan yang digunakan dalam proses pencal
HUKUM DAN KRIMINAL
MANDAILING NATAL Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Binsar Nasution, diduga menjadi korban penikaman setelah mengikuti ke
HUKUM DAN KRIMINAL
MANDAILING NATAL Suasana setelah kegiatan reses anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) di Desa Pintu Padang Julu, Kecamatan Si
HUKUM DAN KRIMINAL