BREAKING NEWS
Sabtu, 25 Juli 2026

Anak Down Syndrome Tampil Memukau di Hari Anak Nasional Medan, Rico Waas: Masa Depan Kota Ada di Tangan Mereka

Abyadi Siregar - Sabtu, 25 Juli 2026 18:54 WIB
Anak Down Syndrome Tampil Memukau di Hari Anak Nasional Medan, Rico Waas: Masa Depan Kota Ada di Tangan Mereka
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Ketua TP PKK Kota Medan Airin Rico Waas hadir dalam kegiatan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Gedung Pancasila, USU, Sabtu (25/7/2026). (foto: Pemko Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Dalam sambutannya, Rico Waas mengapresiasi Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) serta Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APMPPKB) Kota Medan yang telah menyelenggarakan kegiatan bertema "Anak Terjaga, Gawai Secukupnya, Budaya Selamanya."

Menurut Rico Waas, peringatan Hari Anak Nasional tidak boleh hanya menjadi agenda seremonial, melainkan harus menjadi pengingat bagi semua pihak untuk terus memperhatikan tumbuh kembang anak.

"Jika saya tidak hadir hari ini, saya adalah orang yang paling rugi. Saya menyaksikan sendiri betapa luar biasanya potensi, karya, dan keberanian anak-anak kita di panggung. Dari mereka, kita bisa melihat bahwa masa depan Kota Medan dan Indonesia ada di tangan yang tepat," ujar Rico Waas.

Selain mengapresiasi kreativitas anak-anak, Rico Waas juga menyoroti tantangan pola asuh di era digital.

Menurutnya, penggunaan gawai yang berlebihan dapat memengaruhi perkembangan fisik maupun mental anak apabila tidak diawasi dengan baik.

Ia menilai, orang tua harus terlebih dahulu memberikan teladan dalam penggunaan gawai sebelum meminta anak membatasi waktu bermain perangkat digital.

"Anak-anak itu bagaikan kertas putih, dan orang tua adalah yang melukisnya. Sering kali pagi-pagi yang kita cari pertama kali bukan hal lain, tapi meraba-raba meja mencari HP. Kebiasaan ini dilihat dan dicontoh langsung oleh anak-anak," jelas Rico Waas.


Meski demikian, ia mengakui teknologi tidak dapat dipisahkan dari kehidupan modern, termasuk dalam dunia pendidikan.

Karena itu, menurutnya, pendampingan orang tua menjadi kunci agar anak memanfaatkan teknologi secara sehat dan tidak mengalami ketergantungan.

Rico Waas menambahkan, Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam memenuhi hak-hak anak sekaligus mempersiapkan generasi penerus bangsa.

"Anak-anak Indonesia itu cerdas dan berpotensi besar, bahkan banyak yang berprestasi hingga ke tingkat internasional. Tugas kita sebagai orang tua dan pemerintah adalah memberikan dorongan, kesempatan untuk tampil, serta ruang kreativitas dan pendidikan yang inklusif," ujar Rico Waas.

Kegiatan Festika 2026 turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Medan Airin Rico Waas, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Medan Ismiralda Wiriya Alrahman, Direktur Eksekutif PKPA Kemala Dewi, jajaran pimpinan perangkat daerah Pemerintah Kota Medan, para camat se-Kota Medan, serta perwakilan Persatuan Orang Tua Anak dengan Down Syndrome (POTADS) Sumatera Utara dan SLB Pembina.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kiran dan Tania Curi Perhatian di Hari Anak Nasional Medan, Rico Waas: Anak Indonesia Berpotensi Besar
Nommensen Festival 2026: Ketika Hiburan Lebih Diutamakan daripada Pendidikan dan Penelitian
Ledakan Grand Polonia Diduga Dipicu Gas Metana, Polisi Masih Buru Sumber Kebocoran
Penahanan Febrie di Rutan KPK Dinilai Sah, Pakar: Tak Ada Prosedur yang Dilanggar
Heboh Emas 74 Kg Terseret Kasus Febrie, Kuasa Hukum Don Ritto: Jangan Terburu-buru Menyimpulkan
Kak Na Ajak Anak Aceh Berani Lawan Bullying, Minta Kasus Kekerasan Segera Dilaporkan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru