BREAKING NEWS
Sabtu, 26 September 2026

Memaknai HUT ke-81 RI, Wali Kota Medan Rico Waas Tekankan Pelayanan Publik dan Pembangunan SDM

Abyadi Siregar - Sabtu, 08 Agustus 2026 18:36 WIB
Memaknai HUT ke-81 RI, Wali Kota Medan Rico Waas Tekankan Pelayanan Publik dan Pembangunan SDM
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat berbincang dalam program talkshow bersama iNews, Sabtu, 8 Agustus 2026. (foto: Pemko Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN — Pemerintah Kota Medan berkomitmen terus membenahi berbagai sektor pelayanan dasar masyarakat dalam memaknai Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengatakan kemerdekaan harus dapat dirasakan secara nyata oleh seluruh masyarakat, tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas pelayanan publik, ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan sumber daya manusia.

Hal itu disampaikan Rico saat berbincang dalam program talkshow bersama iNews, Sabtu, 8 Agustus 2026.

Baca Juga:

"Memaknai Kemerdekaan ke-81 tahun, sudah sejauh mana masyarakat bisa merasakan kemerdekaan secara utuh. Tentunya kita harus tingkatkan pelayanan kepada masyarakat agar masyarakat merasakan memiliki kota ini seutuhnya. Saya selalu ingatkan jajaran Pemko Medan harus menjadi bagian dari masyarakat, mendegar dan merespon cepat setiap keluhan masyarakat," Kata Rico Waas.

Menurut Rico, Medan memiliki posisi strategis sebagai salah satu kota terbesar di luar Pulau Jawa sekaligus pintu gerbang Sumatera menuju negara-negara tetangga.

Kondisi tersebut menjadi modal bagi pemerintah untuk terus mengembangkan potensi kota.

Namun, pembangunan Medan, kata dia, tidak cukup hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi bagian penting dalam pembangunan kota.

"Maka dari itu kami terus menyiapkan kebutuhan primer masyarakat baik dari segi infrastruktur maupun dari manusianya, melalui pembukaan lapangan pekerjaan, kesehatan, pendidikan, dan pembgembangan UMKM," ujar Rico Waas.

Rico mengatakan Pemko Medan juga terus melakukan sejumlah terobosan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Salah satunya melalui transformasi digital pada sektor perpajakan.

Pemko Medan menerapkan aplikasi Qresto atau Quick Response Electronic Splitting System For Tax Optimization.

Sistem tersebut menggunakan mekanisme split bill atau pemisahan tagihan secara real-time dalam pembayaran pajak daerah.

Menurut Rico, digitalisasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelayanan sekaligus mendukung optimalisasi penerimaan pajak daerah.

Selain digitalisasi pelayanan pajak, Rico juga memiliki program "Sapa Warga".

Program tersebut menjadi salah satu cara pemerintah kota menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

"Lebih efektif apabila kita langsung datang menjumpai warga di setiap kecamatan sembari bergotong royong bersama," bilangnya.

Melalui program tersebut, pemerintah kota dapat mendengar langsung berbagai persoalan yang dihadapi warga di tingkat kecamatan.

Rico menyadari masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Pemerintah Kota Medan.

Karena itu, ia mengajak masyarakat ikut terlibat dalam pembangunan kota.

Menurut dia, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri untuk mewujudkan pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

"Kami mengharapkan dukungan dari masyarakat untuk membangun bersama kota ini, sebagaimana tagline kita Medan Untuk Semua," pungkasnya.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Danantara Pangkas 274 BUMN
Gedung Bapenda DKI Dilalap Api, Pramono Pastikan Data Pajak dan Layanan Publik Aman
Hashim Kukuhkan 20 Ormas Baru, Perkuat Peran Masyarakat Sipil Kawal Program Pemerintah
Tak Tunggu Gedung Rampung, Pemerintah Targetkan 100 Sekolah Rakyat Mulai Beroperasi Akhir Agustus 2026
5 Provinsi Indonesia Ini Punya Penduduk Lebih Banyak dari Negara Eropa, Sumut Lampaui Swedia
Anggaran Perlindungan Sosial 2026 Tembus Rp500 Triliun, Kemenkeu Minta Masyarakat Ikut Mengawasi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru