Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Bertahan di Rp45.150 per Kg, Telur Ayam Ras Rp24.000
JAKARTA Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga sejumlah komoditas pangan meng
EKONOMI
SUMUT -Keributan antara Wakil Ketua DPRD Tapanuli Tengah, Camelia Neneng, dan Calon Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, mencuri perhatian publik setelah insiden penarikan baju yang terjadi di warung durian ‘Si Bolang Durian’ di Kota Medan pada Minggu (6/10). Insiden ini memunculkan spekulasi dan tudingan saling melapor di kalangan politisi.
Saksi di lokasi kejadian mengungkapkan bahwa keributan tersebut bermula ketika Masinton mempertanyakan sikap politik Camelia menjelang Pilbup Tapteng. “Habis itu duduklah Ibu Camelia, didatangi Pak Masinton, tanya kenapa kau tidak tegak lurus. Katanya, kalau kau tidak mau tegak lurus, sambil dia mencengkeram bajunya dan putus kancing bajunya itu,” ungkap Ari, rekan Camelia yang turut hadir saat peristiwa tersebut.
Camelia sendiri tampak tertegun dan hanya diam menghadapi pertanyaan Masinton. Merasa situasi tidak kondusif, Ari mengajak Camelia untuk pulang, namun di dalam mobil, Camelia terlihat histeris dan menangis, menceritakan kepada suaminya tentang insiden tersebut. Suaminya mendorongnya untuk melapor ke pihak kepolisian, yang kemudian direspons oleh Camelia dengan melaporkan Masinton ke Polrestabes Medan.
Tindakan Camelia memicu respons dari pihak Masinton. Melalui kuasa hukumnya, Joko Situmeang, Masinton melaporkan Ari dan Camelia ke Polda Sumut, menuduh keduanya menyebarkan berita bohong yang dapat merugikan nama baiknya. “Hari ini kita resmi melaporkan Bapak Arimitara Halawa dan Ibu Camelia Neneng karena kita menduga telah menyebar berita bohong atau hoaks yang mengakibatkan pencemaran nama baik Masinton Pasaribu,” ungkap Joko.
Joko juga membantah klaim bahwa baju Masinton ditarik hingga kancingnya lepas, menegaskan bahwa banyak saksi yang berada di lokasi dan tidak melihat adanya kancing yang lepas. “Itu berita kita duga sengaja didramatisir. Aktingnya kurang rapi, karena di TKP ada banyak saksi yang melihat kejadian,” tambah Joko.
Sementara itu, suasana di warung durian tempat kejadian berlangsung tampak sepi, dengan beberapa pegawai yang enggan memberikan keterangan lebih lanjut. Meski banyak kader PDIP yang hadir di lokasi, mereka memilih untuk tidak berkomentar mengenai insiden tersebut.
Peristiwa ini menambah daftar keributan yang terjadi dalam dinamika politik menjelang Pilbup Tapanuli Tengah. Sementara itu, publik menantikan perkembangan lebih lanjut dari kedua laporan yang telah diajukan kepada pihak berwajib. Apakah insiden ini akan berpengaruh pada pencalonan Masinton Pasaribu di Pilbup Tapteng? Hanya waktu yang akan menjawabnya.
(N/014)
JAKARTA Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga sejumlah komoditas pangan meng
EKONOMI
BLITAR Ketua MPR RI Ahmad Muzani membantah isu yang menyebut Agustus 2026 akan menjadi puncak gejolak di tengah masyarakat. Menurutnya, bu
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah resmi membuka pendaftaran bagi masyarakat yang ingin mengikuti Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Republik Indonesia
NASIONAL
JAKARTA Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah melemah pada awal perdagangan Rabu (5/8/2026). Berdasarkan data pasar hingg
EKONOMI
MEDAN Fakta baru terungkap dalam sidang dugaan korupsi dana bantuan bencana Kementerian Sosial (Kemensos) di Kabupaten Samosir. Direktur B
HUKUM DAN KRIMINAL
CIANJUR Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiu
NASIONAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan Rabu (5/8/2026) di zona hijau. Pada pembukaan pasar, IHSG menguat 18,98 poi
EKONOMI
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami penurunan pada perdagangan Rabu (5/8/2026). Berdasarkan pembaru
EKONOMI
MEDAN Polrestabes Medan mengungkap perkembangan penyelidikan kasus tewasnya seorang perempuan berinisial WLG (35), mantan istri anggota Po
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aris Marsudiyanto merespons soal isu pergantian Kapolri. I
NASIONAL