BREAKING NEWS
Rabu, 19 Agustus 2026

Pemuda Tanjungbalai Diajak Jadi Penggerak Perubahan Menuju Tanjungbalai Emas

Muhammad Taufik - Selasa, 18 Agustus 2026 15:57 WIB
Pemuda Tanjungbalai Diajak Jadi Penggerak Perubahan Menuju Tanjungbalai Emas
Silaturahmi Pemuda dan Malam Refleksi 81 Tahun Kemerdekaan RI yang digelar Lembaga Advokasi dan Studi untuk Kedaulatan Rakyat (LASKaR) di Babah Coffee Kitchen, Kota Tanjungbalai, Kamis malam, 13 Agustus 2026. (foto: Pemkot Tanjungbalai)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TANJUNGBALAI Pemerintah Kota Tanjungbalai mendorong pemuda mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerah.

Pesan itu disampaikan dalam Silaturahmi Pemuda dan Malam Refleksi 81 Tahun Kemerdekaan RI yang digelar Lembaga Advokasi dan Studi untuk Kedaulatan Rakyat (LASKaR) di Babah Coffee Kitchen, Kota Tanjungbalai, Kamis malam, 13 Agustus 2026.

Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Fitra Hadi dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga:

Acara dihadiri para pemuda yang menyatakan kesiapan untuk berperan dalam menyikapi berbagai persoalan bangsa dan negara sekaligus mendukung visi Tanjungbalai Emas, yakni Elok, Maju, Agamais, dan Sejahtera.

Founder LASKaR Ucok Roufdy mengatakan pemuda memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah Indonesia.

Menurut dia, peran tersebut terus terlihat sejak masa pergerakan nasional hingga berbagai perubahan politik dan sosial di Indonesia.

Hal itu, kata dia, sejalan dengan tema HUT ke-81 Kemerdekaan RI "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur", serta subtema "Bergerak Bersama dalam Keberagaman serta Memperkuat Persatuan Pemuda dan Kearifan Lokal sebagai Kekuatan Utama Menuju Tanjungbalai Emas."

Ucok kemudian mengingatkan kembali sejumlah peristiwa penting dalam sejarah yang melibatkan pemuda.

Pada 20 Mei 1908, misalnya, Budi Utomo didirikan oleh para pemuda, di antaranya Soetomo yang saat itu berusia 19 tahun, Goenawan Mangoenkoesoemo 20 tahun, Muhammad Saleh 20 tahun, dan Muhammad Sulaiman 22 tahun. Gerakan tersebut juga didorong oleh Dr. Wahidin Soedirohoesodo.

Peran pemuda kembali terlihat dalam Kongres Pemuda II pada 28 Oktober 1928 yang melahirkan Sumpah Pemuda.

Kongres tersebut antara lain diinisiasi oleh Soewondo Djodjopoespito, Mohamad Yamin, dan Amir Syarifuddin.

Pada 1945, sejumlah pemuda seperti Sayuti Melik, Wikana, Soekarni, dan Chairul Saleh turut mendorong Soekarno-Hatta untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.

Menurut Ucok, peran pemuda juga terus berlanjut dalam berbagai peristiwa sejarah berikutnya, termasuk pada 1966, 1974, 1978, hingga Reformasi 1998.

Artinya sejarah panjang pemuda tidak akan pernah berhenti dalam denyut nadi kehidupan bangsa ini.

Dalam kesempatan tersebut, Fitra Hadi menyampaikan salam dari Wali Kota Mahyaruddin Salim kepada para peserta yang hadir.

Ia mengatakan kemajuan sebuah negara atau bangsa sangat bergantung pada keberanian untuk melakukan perubahan.

"Ia menyampaikan sebuah negara atau bangsa yang maju adalah yang berani memulai melakukan dan menciptakan perubahan-perubahan."

Perubahan tersebut, kata Fitra, dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti mengubah sesuatu yang sebelumnya tidak ada menjadi ada atau memperbaiki sesuatu yang belum baik menjadi lebih baik.

"Perubahan dari yang tidak ada menjadi ada, dari yang belum baik menjadi lebih baik, dan perubahan lainnya. Perubahan ini secara khusus harus diperankan pemuda dalam menyikapi permasalahan bangsa dan negara saat ini," ujarnya.

Dalam konteks pembangunan Tanjungbalai, Fitra berharap pemuda dapat berjalan bersama pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat untuk mewujudkan Tanjungbalai Emas.

Ia juga menegaskan Pemerintah Kota Tanjungbalai siap memfasilitasi dan mengakomodasi kegiatan kepemudaan, khususnya KNPI, dengan tetap mengedepankan semangat persatuan.

Sekretaris DPD KNPI Tanjungbalai Ade Fahriza berharap pemerintah daerah memberikan kesempatan dan ruang yang lebih luas kepada pemuda untuk berpartisipasi dalam pembangunan.

Menurut dia, keterlibatan pemuda diperlukan dalam berbagai bidang agar potensi generasi muda dapat memberikan kontribusi nyata bagi daerah.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD KNPI Ahmad Fauzi Hasibuan menyatakan kesiapan untuk membangun persatuan bersama berbagai kelompok pemuda di Tanjungbalai.

Ia berharap potensi pemuda dapat disatukan untuk mendukung kemajuan daerah dan mewujudkan Tanjungbalai Emas.

Kegiatan Silaturahmi Pemuda dan Malam Refleksi tersebut turut dihadiri pimpinan organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP), organisasi kepemudaan Islam, tokoh pemuda, pimpinan organisasi kemahasiswaan, Ketua PK KNPI se-kecamatan Tanjungbalai, serta para jurnalis.

Forum tersebut menjadi ruang bagi pemuda dan pemerintah daerah untuk membahas peran generasi muda sekaligus memperkuat persatuan dalam menyongsong pembangunan Kota Tanjungbalai.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Tutup HUT ke-81 RI, Wali Kota Tanjungbalai Pimpin Penurunan Bendera dan Beri Penghargaan 75 ASN
Pawai Karnaval HUT ke-81 RI di Tanjungbalai Meriah, Wali Kota: Bukan Sekadar Hiburan
Malam Resepsi HUT ke-81 RI di Labusel, Bupati Fery: Pengabdian Paskibraka Baru Dimulai
Tutup Rangkaian HUT ke-81 RI, Fery Sahputra Ajak Warga Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata
Malam Resepsi HUT ke-81 RI, Bupati Taufik: Tegakkan Disiplin, Paskibraka Asahan Harus Siap Jadi Pemimpin Masa Depan
Wabup Rianto Pimpin Penurunan Bendera HUT ke-81 RI, Pemkab Asahan Beri Penghargaan Wilayah Terbaik
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru