BREAKING NEWS
Kamis, 08 Oktober 2026

"Kita Keroyok Semua," Lima Hari Mendagri Susuri NTT sambil Pastikan KTP hingga Santunan Warga Terpenuhi

Adelia Syafitri - Jumat, 21 Agustus 2026 07:37 WIB
"Kita Keroyok Semua," Lima Hari Mendagri Susuri NTT sambil Pastikan KTP hingga Santunan Warga Terpenuhi
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian usai mengunjungi posko pengungsian Desa Waekokak, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, NTT, Selasa (18/8/2026). (Foto: Dok. Kemendagri)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MAUMERE - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memastikan pemerintah pusat terus hadir membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Tito mengatakan pemerintah pusat akan bekerja bersama pemerintah daerah untuk mempercepat penanganan hingga tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.

"Pemerintah pusat pasti enggak akan tinggal diam. Kita keroyok semua ya," kata Tito saat mengunjungi Posko Tanggap Darurat Gempa Bumi di Maumere, Kabupaten Sikka, Kamis (20/8/2026).

Tito telah berada di NTT selama lima hari untuk meninjau sejumlah wilayah terdampak. Dalam kunjungannya, dia antara lain melakukan supervisi penggunaan dana Transfer ke Daerah (TKD) di kabupaten dan kota terdampak untuk memastikan anggaran dimanfaatkan secara tepat dalam penanganan bencana.

Baca Juga:

Pada tahap awal, Tito menegaskan penanganan difokuskan pada penyelamatan korban dan pemulihan layanan dasar masyarakat. Kebutuhan yang menjadi perhatian meliputi listrik, telekomunikasi, bahan bakar minyak, logistik, serta penanganan korban meninggal dunia dan warga yang mengalami luka-luka.

Mendagri juga meninjau langsung kondisi di Kabupaten Manggarai Timur dan menyerahkan bantuan berupa tenda, makanan serta makanan cepat saji kepada masyarakat terdampak.

Saat memimpin upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Natas Lehong, Manggarai Timur, Senin (17/8/2026), Tito mengatakan salah satu tujuan negara adalah melindungi seluruh bangsa Indonesia, termasuk menghadapi bencana.

Usai upacara, Tito mengunjungi Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, yang disebut sebagai salah satu wilayah dengan dampak gempa cukup parah. Dia mendorong agar penyaluran bantuan ke wilayah tersebut diprioritaskan.

Kemendagri juga menyerahkan santunan Rp15 juta kepada ahli waris korban meninggal dunia. Selain itu, diberikan dua unit genset, 10 unit velbed dan uang tunai Rp200 juta untuk dua desa. Tito turut memberikan bantuan pribadi kepada SMP Abdurrahman Wahid.

Menurut Tito, percepatan penanganan sangat bergantung pada akurasi pendataan kerusakan. Pemerintah daerah diminta segera mendata rumah, fasilitas ibadah, fasilitas pendidikan, sarana usaha hingga fasilitas publik yang terdampak.

"Kecepatannya sangat tergantung dari pendataan. Kalau didatakan, sudah nyampai ke Bupati, setelah itu ditandatangani juga oleh Kapolres sama Pak Kajari," ujarnya.

Tito kemudian melanjutkan peninjauan ke Kabupaten Ende dan Nagekeo. Di sejumlah lokasi, dia kembali menyerahkan santunan bagi keluarga korban serta bantuan tunai untuk masyarakat terdampak.

Di Kabupaten Nagekeo, Tito memastikan Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil akan membantu penerbitan kembali dokumen kependudukan yang rusak atau hilang, seperti KTP elektronik, akta kelahiran dan kartu keluarga.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Gibran: Negara Hadir dan Masyarakat NTT Tidak Sendirian
Update Gempa NTT: 3.752 Gempa Susulan, 75 Orang Meninggal dan 92.735 Warga Mengungsi
29 Ribu Rumah Rusak, 82 Ribu Lebih Mengungsi, Ini Update Terbaru Dampak Gempa M7,7 NTT
Tak Perlu Cemas Soal Pangan: Mentan Amran Pastikan Gudang Buka 24 Jam Jamin Stok Korban Gempa NTT Aman hingga Setahun
Jangan Berani Kurangi Porsi dan Nutrisi: Menko Zulhas Pastikan Standar Menu MBG untuk Anak di Wilayah 3T Tetap Maksimal
Merawat Luka Batin Penyintas Bencana NTT: Langkah Nyata Wapres Gibran Gandeng Mahasiswa UI Hadirkan Trauma Healing di Lokasi Pengungsian
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru