Terpukau Danau Toba, Pelari 34 Negara Bilang “Ini Surga” di Trail of The Kings UTMB 2026
SAMOSIR Trail of The Kings Ultra Trail du Mont Blanc (UTMB) 2026 resmi berakhir, tapi cerita tentang keindahan Danau Toba masih terus di
OLAHRAGA
JAKARTA -Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengungkapkan pandangannya mengenai mantan Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto, dalam acara Silaturahmi Kebangsaan MPR yang berlangsung di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, pada Sabtu (28/9/2024). Dalam kesempatan tersebut, Bamsoet menekankan bahwa Soeharto telah memberikan banyak jasa dan pengabdian kepada bangsa, sehingga tidak ada salahnya jika ia dianugerahi gelar pahlawan nasional.
Bamsoet mengawali pernyataannya dengan menghormati jasa-jasa yang telah ditorehkan Soeharto selama masa kepemimpinannya. “Beliau telah berusaha mengabdikan diri sebaik-baiknya dalam menjalankan tugas sebagai Presiden dan berjasa besar dalam mengantarkan bangsa Indonesia beranjak dari negara miskin menjadi negara berkembang,” ujarnya. Ia menambahkan, “Sekali lagi, membawa Indonesia dari negara miskin menjadi negara berkembang.”
Penghargaan atas Pengabdian
Menurut Bamsoet, dengan mempertimbangkan kontribusi yang signifikan dari Soeharto, sangat pantas jika mantan presiden tersebut mendapatkan gelar pahlawan nasional. Ia menegaskan bahwa Soeharto memimpin Indonesia selama lebih dari tiga dekade dan banyak melakukan perubahan positif yang berdampak pada perkembangan negara.
Lebih lanjut, Bamsoet mengacu pada Pasal 4 Ketetapan MPR 11 Tahun 1998, yang dianggap telah dilaksanakan secara utuh. Ia berpendapat bahwa tidak ada yang salah dengan pencalonan Soeharto untuk gelar tersebut. “Rasanya tidak berlebihan sekiranya mantan Presiden Soeharto dipertimbangkan oleh pemerintah yang akan datang dan oleh pemerintah mendapatkan anugerah gelar pahlawan nasional, selaras dengan mendapatkan martabat kemanusiaan dengan peraturan perundangan,” tegasnya.
Ajakan untuk Rekonsiliasi
Dalam pidatonya, Bamsoet juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga semangat rekonsiliasi. Ia berharap agar kenangan pahit dari masa lalu tidak lagi diteruskan kepada generasi mendatang. “Mari kita bersama sebagai sebuah keluarga bangsa mengambil hikmah atas berbagai peristiwa yang terjadi di masa lampau, untuk kita jadikan pelajaran berharga bagi pembangunan karakter nasional bangsa Indonesia di masa kini dan di masa yang akan datang,” jelasnya.
Ia mengingatkan bahwa penting untuk tidak melanjutkan dendam sejarah yang bisa memecah belah persatuan bangsa. “Jangan ada lagi dendam sejarah yang diwariskan pada anak-anak bangsa yang tidak pernah tahu apalagi terlibat pada berbagai peristiwa kelam di masa lalu,” imbuhnya.
Reaksi dan Harapan ke Depan
Acara tersebut dihadiri oleh beberapa tokoh, termasuk Titiek Soeharto dan Tutut Soeharto, yang menyaksikan langsung dukungan dari Bamsoet terhadap keluarga Soeharto. Dalam konteks yang lebih luas, usulan Bamsoet ini tentunya akan memicu diskusi di kalangan masyarakat dan politikus mengenai bagaimana seharusnya menghargai jasa para pemimpin masa lalu.
Dengan demikian, Bamsoet berharap agar isu ini dapat menjadi bahan refleksi dan membangun kesadaran kolektif bangsa untuk menghargai jasa-jasa yang telah diberikan demi kemajuan Indonesia. Pemberian gelar pahlawan nasional kepada Soeharto, diharapkan, dapat menjadi langkah maju dalam merajut kembali kesatuan bangsa yang kokoh dan harmonis.(N/014)
SAMOSIR Trail of The Kings Ultra Trail du Mont Blanc (UTMB) 2026 resmi berakhir, tapi cerita tentang keindahan Danau Toba masih terus di
OLAHRAGA
JAKARTA Pemerintah menyatakan belum membahas usulan menjadikan gula pasir sebagai salah satu komponen dalam program bantuan pangan nasio
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan menerima putusan pengadilan terhadap mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanue
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap akan dilanjutkan meskipun menjadi salah satu tuntutan penghentian
NASIONAL
MEDAN Rupiah saat ini menjadi mata uang resmi yang digunakan masyarakat Indonesia dalam setiap aktivitas ekonomi. Namun, jauh sebelum Ru
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah tersebut masih dalam kondisi aman dan me
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) ter
EKONOMI
SEMARANG Perjalanan hidup seseorang terkadang tidak hanya ditentukan oleh satu profesi atau satu bidang yang ditekuni. Hal itu tergambar
SOSOK
JAKARTA Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., bersama Panitia Khusus (Pansus) Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dewan Perwak
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal S.E., M.AP., menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) II Himpunan Keluarga Besar Masyarakat Kabup
PEMERINTAHAN