BREAKING NEWS
Rabu, 18 Februari 2026

KPK Rampungkan Analisis Dugaan Gratifikasi Kaesang Pangarep, Akan Diumumkan!

BITVonline.com - Selasa, 24 September 2024 03:24 WIB
KPK Rampungkan Analisis Dugaan Gratifikasi Kaesang Pangarep, Akan Diumumkan!
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyelesaikan analisis klarifikasi terkait dugaan gratifikasi yang melibatkan Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Joko Widodo. Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan, mengonfirmasi bahwa hasil laporan tersebut telah diserahkan kepada pimpinan KPK. Namun, ia tidak menjelaskan kapan pengumuman resmi mengenai hasil klarifikasi tersebut akan dilakukan.

“Sudah rampung, sudah diserahkan ke pimpinan. Tunggu diumumkan pimpinan saja,” ujar Pahala saat dihubungi, Selasa (24/9).

Sebelumnya, pada hari Senin (23/9), juru bicara KPK, Tessa Mahardhika, mengungkapkan bahwa proses administrasi klarifikasi dugaan gratifikasi yang diterima Kaesang masih dalam tahap penyelesaian. “Hingga saat ini, KPK masih menyelesaikan administrasi untuk laporan gratifikasi Kaesang, baik di Direktorat Gratifikasi maupun di Direktorat PLPM,” katanya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Tessa berharap agar proses di kedua direktorat tersebut dapat diselesaikan dalam waktu dekat agar bisa dibahas lebih lanjut di tingkat pimpinan. “Secepatnya nanti kami akan umumkan kepada teman-teman jurnalis hasil yang sudah diputuskan dalam rapat pimpinan tersebut,” tuturnya.

Klarifikasi Kaesang

Dugaan gratifikasi ini bermula dari perjalanan Kaesang dan istrinya, Erina Gudono, ke Amerika Serikat menggunakan jet pribadi milik SEA Group pada 18 Agustus 2024. Pada Selasa pagi, 17 September, Kaesang mengunjungi gedung lama KPK untuk memberikan klarifikasi. Ia menyatakan bahwa keberangkatannya hanya merupakan tumpangan dari seorang teman.

“Yang bersangkutan pergi berempat,” jelas Pahala mengenai jumlah penumpang di jet pribadi tersebut, yang terdiri dari Kaesang, istrinya, kakak istrinya, dan seorang staf. Ia menambahkan bahwa tidak ada pasukan pengamanan presiden (Paspampres) yang ikut serta dalam penerbangan tersebut.

Kuasa hukum Kaesang, Nasrullah, juga mengonfirmasi bahwa ada penumpang lain dari pihak pemilik pesawat. “Iya betul, empat orang dari pihak Mas Kaesang, dan empat orang dari pemilik pesawat,” ujarnya.

Aspek Hukum dan Pengawasan KPK

KPK menjelaskan bahwa dalam kasus ini, pihaknya berupaya untuk memastikan bahwa segala bentuk gratifikasi dilaporkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pahala menegaskan pentingnya transparansi dalam setiap kegiatan yang melibatkan pejabat publik.

Sementara itu, beberapa spekulasi beredar di masyarakat terkait identitas pemilik jet yang digunakan. Warganet mencatat bahwa jet tersebut adalah Gulfstream G650ER dengan nomor registrasi N588SE, yang terdaftar atas nama Garena Online, anak perusahaan SEA Group.

Dugaan gratifikasi ini menuai perhatian luas, terutama di tengah upaya pemerintah untuk menegakkan integritas di kalangan pejabat publik. Dengan perkembangan yang ada, masyarakat pun menunggu langkah KPK selanjutnya dalam menangani kasus ini.

KPK berkomitmen untuk menjaga independensinya dan akan mengumumkan hasil analisis serta tindakan lebih lanjut kepada publik setelah rapat pimpinan dilakukan.

Dalam situasi ini, penting bagi semua pihak untuk tetap menantikan kejelasan dari KPK. Masyarakat berharap agar lembaga antirasuah ini dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan transparan, untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru