Pakistan Minta AS dan Iran Jaga Gencatan Senjata Meski Perundingan di Islamabad Buntu
ISLAMABAD Pemerintah Pakistan meminta Amerika Serikat dan Iran tetap menjaga gencatan senjata meski perundingan terbaru di Islamabad berak
INTERNASIONAL
JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) telah menerima dan memproses sejumlah gugatan terkait pemilihan legislatif (Pileg) 2024 yang mengacu pada rekapitulasi penghitungan suara. MK memerintahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menindaklanjuti hasil keputusan mereka, namun hingga kini, KPU belum menetapkan perolehan kursi DPR RI dan DPD. Penundaan ini disebabkan adanya tujuh gugatan baru yang diajukan ke MK pada 31 Juli 2024.
Dalam gugatan yang diajukan, berbagai partai politik meminta MK untuk mengkaji ulang hasil penghitungan suara di beberapa daerah. Berikut adalah daftar permohonan yang diterima MK:
Partai Demokrat mengajukan permohonan sengketa hasil pemilihan umum (PHPU) untuk Anggota DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota di Provinsi Banten. Partai Nasdem meminta MK menilai kembali hasil pemilihan untuk Anggota DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota di Provinsi DKI Jakarta. Partai Golkar mengajukan permohonan PHPU untuk Anggota DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Selatan. Partai Amanat Nasional (PAN) juga mengajukan permohonan PHPU terkait Anggota DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota di Provinsi Bengkulu. Partai Golkar mengajukan permohonan PHPU untuk Anggota DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat. Partai Solidaritas Indonesia (PSI) meminta MK memeriksa hasil pemilihan Anggota DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota di Provinsi Papua. Partai Golkar kembali mengajukan permohonan PHPU terkait Anggota DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota di Provinsi Riau.Juru bicara MK, Enny Nurbaningsih, mengungkapkan bahwa seluruh permohonan tersebut akan segera diregistrasi dan dicatat dalam Buku Registrasi Perkara Konstitusi Elektronik (e-BRPK). “Permohonan tersebut akan diproses secara maraton dan kami pastikan tidak melanggar hukum acara PHPU. Kami akan mengatur waktu persidangan seefektif mungkin,” ujarnya saat diwawancarai oleh Antara pada Jumat (2/8).
Enny menambahkan, sidang akan diadakan secara maraton untuk memastikan bahwa proses hukum dapat berjalan dengan cepat tanpa menghambat pelantikan anggota legislatif. “Permohonan ini akan segera dibawa ke rapat permusyawaratan hakim (RPH) dan besar kemungkinan akan dipercepat untuk menghindari penundaan pelantikan,” jelas Enny.
Sementara itu, KPU telah menetapkan hasil rekapitulasi suara pasca-keputusan MK, namun pengumuman resmi mengenai perolehan kursi DPR RI dan DPD masih menunggu hasil dari MK. Penundaan ini tentunya menambah ketidakpastian bagi para calon legislatif dan partai politik yang sedang menunggu kepastian hasil pemilihan.
Dengan adanya gugatan-gugatan ini, diharapkan proses hukum dapat berjalan dengan transparan dan adil sehingga hasil pemilihan dapat segera ditetapkan dan pelantikan anggota legislatif bisa berlangsung sesuai jadwal.
(N/014)
ISLAMABAD Pemerintah Pakistan meminta Amerika Serikat dan Iran tetap menjaga gencatan senjata meski perundingan terbaru di Islamabad berak
INTERNASIONAL
JAKARTA Koalisi masyarakat sipil yang tergabung dalam Solidaritas untuk Andrie Yunus menggelar aksi memperingati 30 hari penyiraman air ke
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Oditurat Militer menanggapi usulan pelibatan hakim ad hoc dalam sidang kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Or
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyebut alokasi dana bantuan bencana dari pemerintah pusat untuk Sumut periode 20262028 m
EKONOMI
BANDA ACEH Komandan Resimen Induk Daerah Militer (Danrindam) Kodam Iskandar Muda, Ali Imran, menegaskan komitmennya membentuk putraputri
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, AM Akbar Supratman, mengapresiasi terpilihnya Sugiono sebagai Ketua
POLITIK
Oleh Raman KrisnaLONJAKAN harga bahan baku plastik di Sumatera Utara hingga puluhan persen bukan lagi sekadar persoalan pasar. Ini adalah p
OPINI
JAKARTA Bareskrim Polri terus mengusut kasus dugaan penipuan oleh PT Dana Syariah Indonesia (DSI) yang merugikan hingga Rp2,4 triliun. Pen
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara terkait anggaran Rp113 miliar untuk jasa event organizer (EO) yang menjadi sorotan publik.
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya praktik tak wajar di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
HUKUM DAN KRIMINAL