Kejari Batu Bara Tahan Kadis Kesehatan terkait Dugaan Korupsi Dana BTT Rp1,1 Miliar
BATU BARA Kejaksaan Negeri Batu Bara menahan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batu Bara, Deny Syahputra, dalam perkara dugaan korupsi da
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Setelah sejumlah kejadian yang memicu kekacauan di depan kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakarta Pusat, kelompok massa yang mengatasnamakan Gerakan Keadilan Rakyat akhirnya membubarkan diri. Mereka mengakhiri demonstrasi mereka setelah diberikan kesempatan untuk melakukan audiensi dengan pihak Bawaslu.
Koordinator aksi, Ronal Mulia Sitorus, menyampaikan hasil audiensi bersama perwakilan Bawaslu. Menurutnya, tuntutan dari massa aksi telah diterima oleh Bawaslu. Namun, Ronal juga mengungkapkan rasa kecewanya karena tidak ada satu pun perwakilan Bawaslu yang menemui massa aksi di luar kantor. Ronal mengungkapkan bahwa massa aksi menginginkan agar perwakilan Bawaslu keluar untuk berdialog langsung dengan mereka. Dia juga mencoba menjelaskan alasan mengapa perwakilan Bawaslu tidak menemui massa aksi di luar.
Sebelumnya, situasi di depan kantor Bawaslu sempat memanas ketika massa Gerakan Keadilan Rakyat terlibat dalam insiden saling dorong dengan petugas keamanan. Mereka bahkan mencoba untuk melompati beton barrier yang menghalangi akses ke kantor Bawaslu dan merusak kawat berduri yang terpasang di sekitar area tersebut. Upaya keras polisi berhasil meredam keadaan dan mencegah massa untuk memaksa masuk ke dalam kantor Bawaslu.
Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Susatyo, terus memberikan imbauan agar massa aksi tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang merugikan. Dia juga menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah berupaya menyediakan tempat untuk massa aksi agar bisa menyampaikan aspirasi mereka dengan aman dan tertib.
Kejadian ini menjadi sorotan karena memunculkan pertanyaan mengenai peran Bawaslu dalam menanggapi aspirasi masyarakat serta mengenai penegakan keamanan dan ketertiban di sekitar area kantor Bawaslu. Meskipun situasinya sudah tenang setelah pembubaran massa, tetapi kekhawatiran akan potensi bentrokan atau gangguan keamanan di kemudian hari masih memunculkan kekhawatiran.
(A/08)
BATU BARA Kejaksaan Negeri Batu Bara menahan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batu Bara, Deny Syahputra, dalam perkara dugaan korupsi da
HUKUM DAN KRIMINAL
PALEMBANG Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan menahan dua mantan direktur perusahaan pelat merah terkait dugaan tindak pidana korupsi dist
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPANULI SELATAN Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pemantau Uang Rakyat (GEMPUR) Tabagsel menggelar aksi unjuk r
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan, Fonika Affandi, bersama jajaran Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan wil
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPTENG Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, meninjau langsung kondisi Sungai Tukka di Desa Hutanabolon, Kecamatan Tuk
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pasar modal Indonesia tengah menghadapi tekanan serius akibat arus keluar modal asing dan tantangan kredibilitas tata kelola. Ha
EKONOMI
NUNUKAN Kecelakaan fatal terjadi di wilayah perbatasan Kalimantan Utara setelah sebuah pesawat Pelita Air jenis Air Tractor AT802 jatuh
PERISTIWA
BADUNG Bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, yang ditetapkan oleh Kementerian Agama RI melalui sidang isbat pada Kamis (19/2/2026), disambut
NASIONAL
TAPANULI SELATAN Suasana berbeda terasa di penampungan hunian sementara (huntara) Lapangan Sarasi, Marpinggan, pada hari pertama bulan s
NASIONAL
JAKARTA Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) terhadap Eks Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro, telah selesai digelar, Kamis (19
HUKUM DAN KRIMINAL