BREAKING NEWS
Selasa, 17 Februari 2026

Respons Anies Terhadap Pernyataan Merangkul Semua Pihak; Penghitungan Saja Belum Selesai

BITVonline.com - Jumat, 16 Februari 2024 08:43 WIB
Respons Anies Terhadap Pernyataan Merangkul Semua Pihak; Penghitungan Saja Belum Selesai
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Capres nomor urut 1, Anies Baswedan, memberikan tanggapannya terhadap pernyataan capres Prabowo Subianto mengenai niatannya untuk merangkul semua pihak setelah pemilihan presiden. Anies menegaskan bahwa penghitungan suara masih berlangsung dan belum ada hasil resmi yang dinyatakan.

Pada malam Rabu (14/2), Prabowo menyampaikan pidatonya di Istora Senayan, Jakarta, yang menyoroti keinginannya untuk merangkul semua pihak setelah hasil pemilihan. Hal ini disampaikan setelah hasil quick count sejumlah lembaga survei menunjukkan bahwa paslon 02, yang dipimpin oleh Gibran Rakabuming Raka, memiliki keunggulan dan berpotensi memenangkan pemilihan presiden dalam satu putaran.

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan komitmennya untuk merangkul semua kekuatan di Indonesia. Dia menekankan bahwa bersama Gibran, mereka akan menjadi presiden dan wakil presiden yang mewakili seluruh rakyat Indonesia.

Namun, Anies Baswedan menanggapi pernyataan Prabowo dengan mengingatkan bahwa penghitungan suara pemilu belum selesai. Dengan demikian, belum ada hasil resmi yang bisa dinyatakan sebagai pemenang. Pernyataan Anies ini mengisyaratkan bahwa pernyataan Prabowo tentang merangkul semua pihak bisa lebih baik ditunggu hingga hasil resmi penghitungan suara dinyatakan.

Komentar Anies tersebut mencerminkan kehati-hatian dalam menanggapi pernyataan politik di tengah situasi politik yang sedang tegang menjelang dan setelah pemilihan presiden. Dengan menegaskan bahwa penghitungan suara masih berlangsung, Anies menekankan pentingnya menghormati proses demokrasi dan menunggu hasil resmi yang sah sebelum membuat keputusan politik yang lebih lanjut.

Sejauh ini, pernyataan dan respons dari kedua kubu capres tersebut menambah kompleksitas dan ketegangan dalam dinamika politik pasca-pemilihan presiden, sementara masyarakat Indonesia menantikan hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penentu akhir dari proses demokrasi ini.

(A/08)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru