BREAKING NEWS
Selasa, 23 Juni 2026

Anies Menolak Pertemuan dengan Gibran hingga Pemilu Selesai

BITVonline.com - Jumat, 16 Februari 2024 08:07 WIB
Anies Menolak Pertemuan dengan Gibran hingga Pemilu Selesai
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA –Calon Presiden nomor urut 1, Anies Baswedan, menegaskan ketidakmungkinannya untuk mengadakan pertemuan dengan calon Wakil Presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, dalam waktu dekat. Pernyataan tersebut disampaikan Anies di Masjid Al Alzhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Jumat (16/2/2024). Menurutnya, pertemuan tersebut dapat dilakukan setelah seluruh proses pemilihan umum (Pemilu) 2024 berakhir. “Ya nanti saja kalau sudah beres semua,” ujarnya.

Anies menekankan bahwa fokus saat ini adalah mengumpulkan data dan fakta terkait potensi kecurangan yang terjadi selama proses pemungutan suara. Baginya, yang terpenting bukanlah siapa yang memenangkan Pilpres 2024, melainkan memastikan bahwa prosesnya berlangsung secara jujur dan adil. “Yang penting (pemilu) terjadi jujur dan adil dan pemilihan itu berdasarkan pilihan warga, bukan berdasarkan tekanan, bukan berdasarkan imbalan,” tandasnya.

Anies juga menyatakan kesepakatannya dengan pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang mendorong pihak yang tidak puas dengan hasil Pilpres 2024 untuk melaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI atau menempuh jalur hukum ke Mahkamah Konstitusi (MK). “Karena itu lah saya sampaikan kepada semua, kumpulkan saja fakta-fakta kecurangan-kecurangan dalam pelaksanaan dan itu perlu kita tunjukan nanti ke Bawaslu,” katanya.

Sebelumnya, Gibran Rakabuming Raka menyatakan keinginannya untuk menyambangi calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 1 dan 3 setelah Pilpres 2024 berlangsung. Pernyataan itu disampaikan oleh Wali Kota Solo tersebut dalam pidato di Istora Senayan, Jakarta, pada Rabu, 14 Februari 2024. Gibran juga menyampaikan bahwa hasil sementara quick count menunjukkan keunggulan pasangan Prabowo-Gibran.

(K/09)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru