Hendak Terbang ke NTB, Pria Asal Aceh Tertangkap Bawa 1 Kilogram Sabu di Bandara Silangit
TAPANULI UTARA Petugas Bandara Silangit bersama Satuan Reserse Narkoba Polres Tapanuli Utara menggagalkan upaya pengiriman narkotika jen
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Sejumlah relawan dari pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming mempertanyakan keakuratan dan kevalidan data yang disajikan dalam dokumenter bertajuk ‘Dirty Vote’, yang tayang di masa tenang Pemilu 2024. Salah satu sorotan utama dari para relawan adalah terkait data bantuan sosial (bansos) yang dianggap tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.
Indra Simarta, Ketua Umum Relawan Gatot Kaca Prabowo Gibran, menyoroti ketidakvalidan data bansos yang disampaikan dalam dokumenter tersebut. Menurutnya, data yang disajikan tidak selaras dengan data bansos resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah. Indra mencontohkan bahwa dana bansos pada tahun 2020 justru mengalami kenaikan dibandingkan dengan tahun 2019, yang notabene adalah tahun pemilu, dan lebih tinggi dari tahun 2024. Dia menjelaskan bahwa penurunan dana bansos terjadi pada tahun 2021 hingga 2023 akibat dari dampak pandemi COVID-19.
Di sisi lain, Ketua Umum Relawan Arus Bawah Jokowi, Michael Umbas, mengkritik adanya upaya yang disinyalir untuk menjatuhkan pasangan Prabowo-Gibran dan memenangkan paslon lain dengan cara menciptakan citra negatif terhadap mereka melalui dokumenter tersebut. Umbas juga mengecam penayangan film tersebut di masa tenang kampanye Pemilu 2024, yang menurutnya dapat mempengaruhi keputusan masyarakat dalam menentukan pilihan mereka.
Meskipun demikian, Umbas tetap yakin bahwa pasangan Prabowo-Gibran akan lolos ke putaran selanjutnya berdasarkan hasil survei yang menunjukkan elektabilitas mereka mencapai lebih dari 50 persen. Dia juga menegaskan bahwa para relawan pasangan tersebut akan mengambil langkah hukum yang tegas terkait hal ini, dengan mengklaim memiliki bukti-bukti terkait dugaan kecurangan yang dilakukan oleh paslon lain untuk memenangkan Pilpres, namun belum diproses oleh Bawaslu.
Lebih lanjut, Umbas juga menyoroti tudingan terhadap aparat yang disebutnya tidak didukung oleh bukti valid. Hal ini menunjukkan adanya ketegangan dan perdebatan yang intens terkait penayangan dokumenter ‘Dirty Vote’ dan dampaknya terhadap Pemilu 2024.
(FZ/011)
TAPANULI UTARA Petugas Bandara Silangit bersama Satuan Reserse Narkoba Polres Tapanuli Utara menggagalkan upaya pengiriman narkotika jen
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Sikap Plt. Direktur RSUD H. OK Arya Zulkarnain Kabupaten Batu Bara, dr. Yufly Yanza, menjadi sorotan setelah dinilai belum membe
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, menghadiri pembukaan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke50 Tahun 2026 yang digelar di Komple
PEMERINTAHAN
JAKARTA Dunia pers Indonesia kembali berduka. Wartawan senior sekaligus Anggota Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusa
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Pertahanan (Kemenhan) membantah informasi yang beredar di media sosial yang mengaitkan Sekretaris Jenderal (Sekjen)
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Mantan Camat Medan Polonia, Irfan Asardi Siregar, dijatuhi hukuman 1 tahun 4 bulan atau 16 bulan penjara setelah dinyatakan terbuk
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Ketua Umum Pengurus Besar Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (PB MABMI), Prof. Dr. OK. Saidin, SH, M.Hum, angkat bicara terkait
HUKUM DAN KRIMINAL
OlehSutrisno PangaribuanKOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar akrobat politik dengan melakukan operasi tangkap tangan (OTT)
OPINI
MEDAN Aliansi Solidaritas Driver Medan (ASDM) menolak keras wacana yang mengusulkan pengemudi ojek daring (ojol) dikategorikan sebagai p
NASIONAL
JAKARTA Safari politik Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) akan berlanjut ke Jawa Tengah setelah rangkaian kunjungan ke sejumlah daera
POLITIK