Kasus Pemalsuan Akta PT Madina Gas Lestari, PN Medan Vonis Anna Sitepu dan Dua Anaknya
MEDAN Majelis hakim Pengadilan Negeri Medan menjatuhkan vonis bersalah kepada Anna Sitepu bersama dua anaknya, Ninta Sri Ulina Brahmana
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Dalam debat Pilpres 2024 yang berlangsung pada Minggu (4/2/2024), kedua calon presiden, yaitu Ganjar Pranowo dengan nomor urut 3, dan Prabowo Subianto dengan nomor urut 2, terlibat dalam perdebatan sengit mengenai program-program prioritas, khususnya berkaitan dengan internet gratis dan makan siang gratis.
Ganjar Pranowo mengawali perdebatan dengan menyoroti pernyataan kontroversial yang dilontarkan oleh Prabowo Subianto, yang menilai bahwa individu yang lebih memilih untuk mendapatkan akses internet gratis daripada makan siang gratis memiliki “otak lamban”. Penilaian ini dianggap Ganjar sebagai sesuatu yang sangat sadis, menunjukkan ketidaksetujuannya terhadap pendapat Prabowo yang mengecilkan nilai internet gratis.
Ganjar kemudian mempertanyakan keabsahan pernyataan Prabowo tersebut, merujuk pada kontradiksi antara gagasan digital yang seringkali didengungkan oleh cawapres Prabowo, Gibran Rakabuming Raka, dengan pernyataan kontroversial yang disampaikan oleh Prabowo sendiri. Ganjar juga mengangkat isu kesenjangan digital yang terjadi di Indonesia menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), menantang Prabowo untuk menjelaskan rencana konkretnya dalam mengatasi masalah tersebut.
Prabowo, dalam merespons tudingan Ganjar, berusaha menjelaskan bahwa ia tidak secara mutlak menentang gagasan internet gratis. Namun, Prabowo menegaskan bahwa program makan siang gratis yang ia usung dianggap lebih penting dan mendesak untuk diprioritaskan, mengingat kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Prabowo mencoba untuk menjelaskan bahwa sikapnya bukanlah menentang perkembangan digital, tetapi lebih mengedepankan aspek kebutuhan primer masyarakat.
Dengan demikian, perdebatan antara Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto dalam debat Pilpres 2024 menggambarkan perbedaan prioritas dan pandangan mereka terhadap kebijakan publik. Meskipun keduanya memiliki pandangan yang berbeda, namun upaya mereka dalam menyampaikan argumen dan menjelaskan visi mereka kepada masyarakat merupakan bagian integral dari proses demokrasi yang berjalan.
(A/08)
MEDAN Majelis hakim Pengadilan Negeri Medan menjatuhkan vonis bersalah kepada Anna Sitepu bersama dua anaknya, Ninta Sri Ulina Brahmana
HUKUM DAN KRIMINAL
TANJAB TIMUR Kepolisian Resor Tanjung Jabung Timur mengungkap kasus tindak pidana narkotika di wilayah hukumnya. Dalam penggerebekan yan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Kamis, 21 Mei 2026. Penguatan terjadi di tenga
EKONOMI
Oleh Yakub F. IsmailDI tengah situasi ketidakpastian global disertai ancaman perlambatan pergerakan ekonomi dunia dipicu persoalan konflik
OPINI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Kamis, 21 Mei 2026. Penguatan terjadi di tengah respons pasar
EKONOMI
JAKARTA Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam kembali menguat pada perdagangan Kamis, 21 Mei 2026. Berdasarkan la
EKONOMI
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan memperkuat kinerja melalui keterbukaan info
PEMERINTAHAN
LABUHANBATU SELATAN Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke118 t
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menghadiri acara resepsi Hari Lahir (Harlah) Yayasan Ma
PEMERINTAHAN
ASAHAN Wakil Bupati Asahan Rianto membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Meutya Hafid dalam upacara peringa
PEMERINTAHAN