BREAKING NEWS
Kamis, 21 Mei 2026

Perdebatan Ganjar vs Prabowo tentang Internet Gratis vs Makan Siang Gratis

BITVonline.com - Senin, 05 Februari 2024 02:26 WIB
Perdebatan Ganjar vs Prabowo tentang Internet Gratis vs Makan Siang Gratis
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Dalam debat Pilpres 2024 yang berlangsung pada Minggu (4/2/2024), kedua calon presiden, yaitu Ganjar Pranowo dengan nomor urut 3, dan Prabowo Subianto dengan nomor urut 2, terlibat dalam perdebatan sengit mengenai program-program prioritas, khususnya berkaitan dengan internet gratis dan makan siang gratis.

Ganjar Pranowo mengawali perdebatan dengan menyoroti pernyataan kontroversial yang dilontarkan oleh Prabowo Subianto, yang menilai bahwa individu yang lebih memilih untuk mendapatkan akses internet gratis daripada makan siang gratis memiliki “otak lamban”. Penilaian ini dianggap Ganjar sebagai sesuatu yang sangat sadis, menunjukkan ketidaksetujuannya terhadap pendapat Prabowo yang mengecilkan nilai internet gratis.

Ganjar kemudian mempertanyakan keabsahan pernyataan Prabowo tersebut, merujuk pada kontradiksi antara gagasan digital yang seringkali didengungkan oleh cawapres Prabowo, Gibran Rakabuming Raka, dengan pernyataan kontroversial yang disampaikan oleh Prabowo sendiri. Ganjar juga mengangkat isu kesenjangan digital yang terjadi di Indonesia menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), menantang Prabowo untuk menjelaskan rencana konkretnya dalam mengatasi masalah tersebut.

Prabowo, dalam merespons tudingan Ganjar, berusaha menjelaskan bahwa ia tidak secara mutlak menentang gagasan internet gratis. Namun, Prabowo menegaskan bahwa program makan siang gratis yang ia usung dianggap lebih penting dan mendesak untuk diprioritaskan, mengingat kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Prabowo mencoba untuk menjelaskan bahwa sikapnya bukanlah menentang perkembangan digital, tetapi lebih mengedepankan aspek kebutuhan primer masyarakat.

Dengan demikian, perdebatan antara Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto dalam debat Pilpres 2024 menggambarkan perbedaan prioritas dan pandangan mereka terhadap kebijakan publik. Meskipun keduanya memiliki pandangan yang berbeda, namun upaya mereka dalam menyampaikan argumen dan menjelaskan visi mereka kepada masyarakat merupakan bagian integral dari proses demokrasi yang berjalan.

(A/08)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru