BREAKING NEWS
Sabtu, 06 Juni 2026

Risma-Gus Hans Tidak Gelar Kampanye Akbar, Fokus Istirahat dan Dengar Keluhan Warga

BITVonline.com - Sabtu, 23 November 2024 09:47 WIB
Risma-Gus Hans Tidak Gelar Kampanye Akbar, Fokus Istirahat dan Dengar Keluhan Warga
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAWA TIMUR -Pasangan calon (paslon) nomor urut 3, Tri Rismaharini dan Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans), memutuskan tidak menggelar kampanye akbar di hari terakhir masa kampanye Pilgub Jawa Timur 2024. Risma memilih menghabiskan waktu dengan istirahat menjelang masa tenang.

“Persiapan masa tenang ini bagaimana? Mau tidur, tidur,” ujar Risma sambil tertawa saat ditemui di Jalan Bangka, Surabaya, Sabtu (23/11).

Selama 60 hari masa kampanye, Risma mengaku telah berkeliling hampir ke seluruh wilayah Jawa Timur. Ia menerima banyak keluhan dari masyarakat terkait berbagai permasalahan, mulai dari sektor pertanian, nelayan, pendidikan, hingga infrastruktur.

Menurut Risma, permasalahan di sektor pertanian menjadi salah satu perhatian utama. Banyak petani mengeluhkan kesulitan yang mereka hadapi, diikuti dengan keluhan nelayan yang harus terbelit utang untuk bisa melaut.

“Nelayan harus berutang dulu untuk melaut. Ini menurut saya sangat mendasar,” kata Risma.

Ia juga menyoroti masalah pendidikan, seperti banyaknya ijazah yang ditahan karena tunggakan biaya, yang akhirnya memaksa beberapa keluarga menyekolahkan anak mereka jauh dari rumah.

“Banyak yang mengeluhkan soal biaya pendidikan, hingga ada anak-anak yang akhirnya tidak bisa sekolah. Ini harus jadi perhatian serius,” ungkap Risma.

Selain itu, permasalahan banjir dan kekeringan yang terjadi di beberapa wilayah Jawa Timur juga menjadi perhatian Risma. Ia menyebutkan adanya kebutuhan untuk memperbaiki manajemen infrastruktur pengelolaan air di wilayah tersebut.

“Fenomena ini ambivalen. Saat musim hujan banjir, tetapi di musim kemarau mereka kekeringan. Ini soal manajemen infrastruktur yang perlu dibenahi,” jelas Risma.

Masalah transportasi juga disinggung, terutama di jalur-jalur tertentu seperti Situbondo dan Gresik-Lamongan-Tuban. Risma mencatat adanya kemacetan ekstrem dan tingginya angka kecelakaan di wilayah tersebut.

“Sampai sopir truk di jalur itu punya ambulans sendiri yang dikelola kelompok mereka untuk mengatasi kecelakaan,” tambah Risma.

Sementara itu, Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) memilih menghabiskan kampanye terakhir dengan mendekati komunitas minoritas, yakni masyarakat Tengger di Bromo.

“Saya mau akhiri kampanye ini dengan menemui masyarakat minoritas. Kalau yang lain mengumpulkan mayoritas, saya lebih fokus mendengarkan minoritas,” kata Gus Hans.

Pasangan Risma-Gus Hans mengaku optimistis dapat memberikan solusi konkret atas berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat Jawa Timur jika mereka terpilih.(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru