Pasukan Pakar Turun Gunung: Kubu Febrie Adriansyah All Out Bongkar Celah Hukum Penggeledahan dan TPPU
JAKARTA Tim kuasa hukum mantan Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menghadirkan empat ahli dalam sidang praperadilan di Pengadilan
NASIONAL
MEDAN- Debat kedua calon Walikota Medan digelar pada Sabtu (16/11/2024) di Grand Mercure, Kota Medan. Debat ini mengangkat tema “Meningkatkan Pelayanan Masyarakat dan Menyelesaikan Persoalan Daerah Kota Medan,” yang bertujuan untuk menggali visi dan solusi masing-masing calon terhadap tantangan-tantangan yang dihadapi Kota Medan. Ratusan warga dari masing-masing pasangan calon turut hadir sebagai pendukung, sementara di luar arena, aparat kepolisian menjaga keamanan acara.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan, Mutia Atiqah, menjelaskan bahwa debat kali ini melibatkan lima panelis yang terdiri dari para akademisi dan praktisi di bidang hukum, sosial, dan komunikasi. Panelis yang terlibat antara lain Prof. Marihot Manulang, Guru Besar Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia (UPMI) Medan; Prof. Zainuddin, Wakil Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU); Maslatif Dwi Purnomo, M.Hum Ph.D., dosen UINSU Medan; Dr. Sri Asih Marbun, dosen Universitas Prima; dan Hendra Kurnia Pulungan, S.Sos M.I.Kom, dosen Unimed.
“Debat dimulai pukul 19.00 WIB dan berlangsung hingga pukul 21.00 WIB, dengan lima panelis yang akan mengajukan berbagai pertanyaan kepada para calon,” ungkap Mutia. Format debat kali ini masih menggunakan struktur yang sama dengan debat pertama, terbagi dalam enam segmen dengan durasi 90 menit.
Dalam debat ini, masing-masing pasangan calon diberikan kesempatan untuk memaparkan visi dan misi mereka pada segmen pertama dan kedua. Selanjutnya, pada segmen ketiga, panelis akan memberikan pertanyaan untuk dijawab oleh para calon. Segmen keempat dan kelima akan memperlihatkan interaksi langsung antara pasangan calon, di mana mereka saling bertanya mengenai program-program unggulan mereka untuk Kota Medan. Debat ditutup dengan pernyataan penutup dari masing-masing pasangan calon pada segmen keenam.
Mengingat tingginya antusiasme publik terhadap debat ini, KPU Kota Medan membatasi jumlah tamu undangan untuk setiap pasangan calon. Masing-masing pasangan hanya diperbolehkan mengundang 50 orang untuk hadir langsung di arena debat. Pembatasan ini dilakukan untuk menjaga kelancaran acara serta memastikan protokol kesehatan tetap diterapkan di tengah pandemi.
Di luar arena, ratusan petugas kepolisian tampak berjaga-jaga untuk memastikan keamanan dan ketertiban acara. Keamanan ekstra ini diambil mengingat potensi kerumunan yang bisa terjadi selama berlangsungnya debat yang menjadi perhatian publik.
Debat kedua ini diharapkan menjadi ajang bagi para calon untuk menunjukkan kesiapan dan kualitas kepemimpinan mereka dalam menangani berbagai persoalan yang dihadapi Kota Medan. Beberapa isu utama yang kemungkinan akan dibahas dalam debat termasuk masalah pelayanan publik, infrastruktur, serta peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Warga Medan berharap agar debat ini tidak hanya menjadi ajang untuk menyampaikan janji-janji, tetapi juga memberikan solusi konkret yang dapat diimplementasikan jika terpilih sebagai Walikota Medan.
Debat kedua ini juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menilai seberapa serius masing-masing calon dalam menangani persoalan-persoalan penting yang ada di Kota Medan. Mengingat banyaknya tantangan yang dihadapi kota terbesar ketiga di Indonesia ini, mulai dari banjir, kemacetan, hingga pengelolaan sampah, program-program yang diajukan oleh calon-calon walikota ini akan sangat memengaruhi pilihan warga Medan pada pemilihan yang akan datang.
“Melalui debat ini, kita berharap dapat melihat lebih jelas kemampuan para calon dalam mengatasi persoalan-persoalan yang ada. Terutama dalam meningkatkan pelayanan publik dan mengelola sumber daya yang ada untuk kesejahteraan masyarakat,” kata salah seorang warga Medan yang hadir di lokasi debat.
Dengan atmosfer yang semakin memanas menjelang pemilihan, debat ini menjadi salah satu momen penting bagi calon-calon walikota Medan untuk meraih dukungan lebih banyak lagi dari masyarakat. Antusiasme yang tinggi terlihat jelas dari banyaknya warga yang datang untuk mendukung pasangan calon mereka, meskipun hanya sedikit yang dapat memasuki arena debat. Di luar ruangan, kerumunan warga yang tidak bisa masuk tetap menyaksikan jalannya debat melalui layar besar yang disediakan di luar lokasi.
Kegiatan ini juga mencerminkan pentingnya demokrasi yang sehat, di mana masyarakat diberi kesempatan untuk mengetahui lebih dalam tentang program-program yang akan dilaksanakan oleh calon pemimpin mereka. Debat ini diharapkan bisa memberikan pencerahan bagi publik dalam menentukan pilihan terbaik bagi masa depan Kota Medan. (JOHANSIRAIT)
JAKARTA Tim kuasa hukum mantan Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menghadirkan empat ahli dalam sidang praperadilan di Pengadilan
NASIONAL
JAKARTA Polda Metro Jaya tidak menghadirkan saksi ahli dalam sidang praperadilan Roy Suryo jilid 4 di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selata
NASIONAL
PEMATANGSIANTAR Qholil Hidayat Sitanggang, bocah lakilaki berusia 8 tahun yang hanyut di Sungai Tanjung Pinggir, wilayah Kota Pematangsian
PERISTIWA
TANJAB TIMUR Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjung Jabung Timur mengamankan seorang pria berinisial H (31) yang diduga terlibat dalam pered
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin mengapresiasi rencana pemerintah memberikan kepastian status bagi guru Pegawai Pemerintah de
NASIONAL
NTT Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan kebutuhan pangan bagi korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) aman hingga satu
NASIONAL
SIKKA Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) meninjau kesiapan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kab
PEMERINTAHAN
JAKARTA Bareskrim Polri akan menyelesaikan kasus dugaan penghinaan adat Toraja yang melibatkan komika Pandji Pragiwaksono melalui mekanisme
NASIONAL
JAKARTA Harga sejumlah komoditas pangan strategis mengalami pergerakan pada perdagangan Kamis (20/8/2026). Berdasarkan data Pusat Informasi
EKONOMI
JAKARTA Desain iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max dengan modul kamera belakang berukuran besar dan susunan lensa menyerupai boba mulai
SAINS DAN TEKNOLOGI