Minggu Pertama Puasa, 245 KK Korban Bencana Tapsel Bisa Tinggal di Huntara Nyaman
TAPSEL Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah membangun hunian sementara (huntara) bagi 245 kepala keluarga (KK) korban bencana di Kabup
NASIONAL
SUMUT -Tim Hukum Pemenangan Bobby Nasution-Surya Tanjung melaporkan insiden pelemparan terhadap mobil yang ditumpangi Bobby Nasution usai debat kedua Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgub Sumut) 2024 ke Polrestabes Medan. Namun, pada Jumat (8/11/2024), Bobby meminta agar laporan tersebut dicabut guna menjaga kondusivitas selama masa kampanye Pilgub.
Bobby mengakui bahwa ada sedikit ketegangan antara pendukung dirinya dan Surya dengan pendukung pasangan Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala. Gesekan yang terjadi di luar lokasi debat diduga menjadi pemicu insiden yang terjadi setelah debat di Hotel Santika Dyandra, Medan.
“Kemarin kan habis debat, mungkin ada pendukung kami dan Pak Edy yang bertemu di luar lokasi debat, mungkin agak sedikit panas dan ada sedikit bergesekan. Selesai debat juga masih ada efeknya,” ungkap Bobby Nasution saat ditemui di Kabupaten Humbang Hasundutan, Jumat (8/11).
Meski demikian, Bobby berharap peristiwa serupa tidak terulang dan meminta semua pihak untuk menjaga kedamaian selama masa Pilgub Sumut 2024. “Dalam kontestasi ini, kita ingin semua berjalan damai dan baik. Hal-hal seperti ini ya biasa, tapi mudah-mudahan tidak terjadi lagi,” katanya.
Sebagai bentuk komitmen menjaga kondusivitas, Bobby menyebutkan bahwa ia telah meminta tim hukumnya untuk mencabut laporan tersebut. “Saya sudah minta kepada tim pemenangan untuk mencabut pelaporan itu. Kami ingin Pilkada berjalan damai dan sejuk,” tegasnya.
Sebelumnya, Ketua Tim Hukum Bobby-Surya, Surya Wahyu Danil Dalimunte, melaporkan insiden tersebut ke Polrestabes Medan. Surya mengatakan bahwa mobil yang ditumpangi Bobby dan istrinya, Kahiyang Ayu, dilempar sekelompok orang setelah meninggalkan Hotel Santika Dyandra.
“Insiden terjadi ketika mobil Pak Bobby sedang berbelok dari Jalan Pengadilan ke Jalan Kapten Maulana Lubis. Ini sangat anarkis,” ujar Surya Wahyu. Menurutnya, kejadian ini mengancam keselamatan Bobby, Kahiyang, dan rombongan.
Video yang beredar memperlihatkan sekelompok orang berdiri di simpang Jalan Pengadilan dan Jalan Kapten Maulana Lubis. Polisi juga terlihat di lokasi kejadian. Di dalam video terdengar teriakan, “Wey tangkap, tangkap,” dari seseorang di lokasi.
Dengan dicabutnya laporan ini, Bobby berharap situasi dapat kembali kondusif agar Pilgub Sumut 2024 dapat berlangsung secara damai tanpa insiden serupa.
(N/O14)
TAPSEL Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah membangun hunian sementara (huntara) bagi 245 kepala keluarga (KK) korban bencana di Kabup
NASIONAL
PADANG Delapan remaja dilaporkan terjebak air bah di Pemandian Lubuk Tongga, Sungai Bangek, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tanga
PERISTIWA
PADANG Malam ini, jemaah Tarekat Naqsyabandiyah di Kota Padang melaksanakan salat tarawih pertama di awal Ramadan 1447 Hijriah. Salah sa
AGAMA
JAKARTA Tersangka pencemaran nama baik dan penyebaran hoaks, Tifauzia Tyassuma, atau akrab disapa Dokter Tifa, mengungkapkan bahwa penel
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H, Dokter Tifa membeberkan hasil penelitiannya terkait ijazah Joko Widodo. Ia mengungkap setid
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPTENG Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah, Senin (16/2/2026), menyebabkan beberapa titik kembali terendam banjir. Sal
PERISTIWA
TAPANULI TENGAH Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, melaporkan banjir melanda seluruh kecamatan di wilayahnya akibat hujan merata
PERISTIWA
PEKALONGAN Amat Muzakhim (56), suami anggota DPRD Jawa Tengah Nur Fatwah, menjadi sasaran penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) pada S
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri kegiatan punggahan yang digelar di Jalan
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong percepatan penyelesaian revitalisasi Stadion Teladan agar fasilitas olahraga te
OLAHRAGA