Menggugat Kebenaran Agama ‘Refleksi Antropologi Sistem’
Oleh Mayjen TNI (Purn) Dr. Saurip Kadi.AGAMA dan Budaya selalu aktual sepanjang jaman, karena citra agama untuk menyelamatkan umat manusia,
OPINI
MEDAN– Calon Gubernur Sumatera Utara (Cagubsu) Edy Rahmayadi menghadapi insiden yang tidak terduga setelah selesai mengikuti debat Pilkada Sumut, Kamis (7/11/2024). Ketika meninggalkan lokasi acara di Hotel Santika Dyandra, Edy dilempari botol plastik oleh oknum yang diduga berasal dari kelompok pendukung pihak lain. Meski tidak ada yang terluka, insiden ini memunculkan pernyataan dari Edy yang menilai bahwa peristiwa tersebut mencerminkan adanya masalah dalam pelaksanaan demokrasi di Indonesia.
Edy, yang saat itu tengah berjalan menuju tempat parkir bersama pendukungnya, mengungkapkan kekecewaannya atas kejadian tersebut. “Ini memang demokrasi kita yang perlu diperbaiki, demokrasi yang berlebihan, demokrasi yang tidak pada tempatnya,” ujar Edy di Medan. Menurutnya, demokrasi seharusnya lebih fokus pada diskusi program dan visi calon pemimpin, bukan pada serangan personal dan perpecahan antarpendukung.
Mantan Pangkostrad itu melanjutkan, “Ke depan, demokrasi tak begitu, program yang dikaji, bukan saling mencelakai, bukan saling mencemooh. Ini yang terjadi, akhirnya rakyat ikut seperti itu.” Edy berharap peristiwa tersebut menjadi cermin untuk memperbaiki cara berdemokrasi di masa depan dan menciptakan suasana yang lebih kondusif di Sumut dan Indonesia.
Dalam insiden tersebut, meskipun botol yang dilempar tidak mengenai Edy, salah satu pendukungnya yang mengenakan seragam pocong mengalami cedera akibat lemparan botol plastik tersebut. Sutrisno Pangaribuan, juru bicara tim pemenangan Edy-Hasan, membenarkan peristiwa ini dan menjelaskan bahwa setelah konfrensi pers, Edy memilih untuk berjalan kaki menuju mobil yang menunggu, namun di tengah perjalanan ia dan pendukungnya menjadi sasaran lemparan.
“Kami mengutuk tindakan ini. Kami telah melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti,” ungkap Ketua Tim Hukum Edy-Hasan, Yance Aswin. Laporan telah diterima oleh Polda Sumut dengan nomor pengaduan 008/Tim Hukum/ER-HBS/K/X/2024.
Insiden ini terjadi pasca debat kedua Pilkada Sumut, yang diikuti oleh Edy Rahmayadi dan calon lainnya, Bobby Nasution. Meskipun perdebatan politik memang kerap panas, kejadian ini memperlihatkan tingginya tensi di kalangan pendukung kedua kubu. Hal ini memicu perbincangan lebih lanjut mengenai pentingnya menjaga suasana damai dalam kontestasi politik.
Dengan adanya laporan pengaduan ke Polda Sumut, Edy berharap pihak berwenang dapat menindaklanjuti insiden tersebut agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan. (JOHANSIRAIT)
Oleh Mayjen TNI (Purn) Dr. Saurip Kadi.AGAMA dan Budaya selalu aktual sepanjang jaman, karena citra agama untuk menyelamatkan umat manusia,
OPINI
YOGYAKARTA Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menekankan pentingnya kewirausahaan dan integritas bagi generasi muda dalam menghadap
PENDIDIKAN
JAKARTA Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, merespons usulan Wakil Presiden RI Gibran Rakabu
NASIONAL
JAKARTA Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan meragukan proses peradilan militer mampu mengungkap motif di balik kasus pen
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pakar digital forensik Rismon Sianipar angkat bicara terkait laporan yang dilayangkan Wakil Presiden ke10 dan 12 RI Jusuf Kalla k
POLITIK
JAKARTA Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi anak buah kapal (ABK) di kapal MV Gol
INTERNASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyaksikan langsung ajang Sprint Rally Sumut 2026 yang menjadi seri pembuka Kejuaraan Nasi
OLAHRAGA
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto mengajak masyarakat untuk lebih bangga terhadap budaya Indonesia dan tidak merasa rendah diri terhada
POLITIK
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyampaikan bahwa progres uji coba program biodiesel 50 persen (
EKONOMI
JAKARTA Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya menilai digitalisasi dalam penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dapat menjadi s
NASIONAL