KPK Sita Rp5 Miliar Lebih dalam Lima Koper dari Kasus Korupsi Bea Cukai
TANGSEL Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan lanjutan terkait dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan D
HUKUM DAN KRIMINAL
SUMUT -Kericuhan terjadi usai debat calon Gubernur Sumatera Utara yang berlangsung di Hotel Santika Dyandra, Kota Medan, pada Rabu malam (6/11/2024). Insiden ini melibatkan aksi saling lempar botol air kemasan antara pendukung kedua pasangan calon Gubernur, yang berakhir dengan pelemparan botol ke arah calon Gubernur nomor urut 2, Edy Rahmayadi.
Namun, Hinca Panjaitan, Ketua Tim Pemenangan calon Gubernur Sumut nomor urut 1, Bobby Nasution, menegaskan bahwa tidak ada pendukungnya yang terlibat dalam pelemparan botol tersebut. Menurut Hinca, tim pemenangan Bobby dan Surya selalu taat aturan dan menjunjung tinggi tata tertib selama debat dan setelahnya.
“Kami yakinkan, kami pastikan kepada kawan-kawan semua, dari kita 01, semuanya taat aturan. Kami sudah sepakat untuk menjaga ketertiban, baik di dalam ruang debat maupun setelah debat selesai,” tegas Hinca kepada wartawan, Kamis (7/11/2024), di posko pemenangan Bobby dan Surya, di Jalan Balai Kota, Medan.
Hinca memastikan bahwa pendukung Bobby tidak melakukan tindakan anarkis, termasuk pelemparan botol, yang terjadi setelah acara debat. “Kami tidak ada yang melakukan pelemparan sama sekali. Saya tadi malam ada di lokasi, saya komunikasi dengan teman-teman, dan kami periksa satu per satu, tidak ada yang melakukan pelemparan,” tambah Hinca.
Pelemparan Terjadi ke Arah Mobil BobbyMeski menanggapi insiden tersebut dengan tegas, Hinca juga mengungkapkan bahwa bukan hanya Edy Rahmayadi yang menjadi sasaran pelemparan. Bobby Nasution, calon Gubernur Sumut nomor urut 1, juga menjadi sasaran lemparan botol oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Kami merasakan, dan saya kira video juga bisa lihat di sana, lemparan itu kena ke mobil Bobby Nasution,” jelas Hinca. Ia berharap kejadian tersebut bisa menjadi pelajaran bagi semua pihak agar menjaga suasana Pemilu yang damai dan kondusif.
Versi Pihak Edy RahmayadiDi sisi lain, juru bicara pasangan Edy Rahmayadi dan Musa Rajeckshah, Sutrisno Pangaribuan, mengonfirmasi bahwa pelemparan botol memang ditujukan ke arah Edy Rahmayadi dan pendukungnya yang hendak meninggalkan lokasi debat. Menurut Sutrisno, aksi pelemparan itu terjadi saat Edy bersama rombongan hendak menuju mobil setelah debat selesai. “Jadi teman-teman Banteng Muda Indonesia bereaksi, karena ada lemparan botol ke arah Pak Edy. Meskipun tidak ada yang terluka, mereka merasa terkejut dan syok,” ujar Sutrisno.
Sutrisno juga menegaskan bahwa pelemparan itu memang berasal dari pendukung Bobby. “Lemparan itu sudah pasti dari pendukung Bobby. Itu yang membuat anak-anak BMI bereaksi,” ungkap Sutrisno.
Upaya Kepolisian Menenangkan SuasanaKericuhan sempat terjadi di luar hotel, ketika pendukung kedua pasangan calon saling berteriak dan melemparkan botol kemasan. Aparat kepolisian yang berada di lokasi langsung bergerak cepat untuk menenangkan kedua kubu. “Polisi mengamankan situasi dan mengawal Pak Edy menuju mobilnya dengan aman,” kata Sutrisno.
Sebagai langkah selanjutnya, Hinca Panjaitan menegaskan bahwa tim pemenangan Bobby dan Surya akan melaporkan insiden pelemparan ini ke kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut. Ia berharap insiden tersebut tidak mengganggu jalannya proses Pemilu dan Debat Calon Gubernur Sumut yang akan datang, serta mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga Pemilu yang damai dan aman.
“Harapan saya sebenarnya sederhana, kita harus belajar dan ambil hikmah dari kejadian ini. Kita sudah sepakat untuk menjaga Pemilu ini dengan damai. Kita semua harus menjaga proses demokrasi yang baik,” tutup Hinca.
(N/014)
TANGSEL Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan lanjutan terkait dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan D
HUKUM DAN KRIMINAL
DENPASAR Forum Sinergi Komunitas Merah Putih (FSKMP) menyatakan akan melaporkan Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, ke kepol
HUKUM DAN KRIMINAL
DELI SERDANG Revitalisasi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Bagan Percut, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang, yang baru diresmi
EKONOMI
PAKISTAN Sedikitnya 17 orang tewas akibat serangkaian ledakan bom dan baku tembak antara polisi dan militan di barat laut Pakistan, Seni
INTERNASIONAL
JAKARTA Pengamatan hilal untuk menentukan awal puasa Ramadhan 1447 Hijriah di sejumlah wilayah Indonesia menunjukkan hasil yang sama bu
NASIONAL
MEDAN Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, umat Muslim dianjurkan melakukan mandi sunnah sebagai bentuk penyucian diri,
AGAMA
ACEH BESAR Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Remaja Mesjid Besar Baitul Maghfirah Gampong Paya Tieng, Kecamatan Peka
NASIONAL
MEDAN Era digital menghadirkan banyak peluang untuk menambah penghasilan, salah satunya melalui game penghasil uang. Salah satu aplikasi
EKONOMI
MEDAN Menyambut awal Ramadan 1447 Hijriah, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait pot
PERISTIWA
OlehDr. Ir. Justiani, M.Sc.JUDUL ini terasa relevan untuk merefleksikan kegelisahan yang pernah disampaikan Presiden Prabowo Subianto terka
OPINI