Gempa M6,7 Guncang Sulteng, BNPB Catat 1 Warga Tewas dan Ratusan Terdampak
PALU Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu dan sekitarnya di Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) dan menimbu
PERISTIWA
MEDAN -Hasil survei elektabilitas terbaru menunjukkan bahwa Bobby Nasution, calon gubernur Sumatera Utara (Sumut), berpotensi meraih kemenangan besar dalam pemilihan kepala daerah yang akan digelar pada 27 November 2024. Survei yang dirilis oleh Katadata Telco Survey melalui Katadata Insight Center (KIC) ini menunjukkan bahwa Bobby, yang berpasangan dengan Surya, unggul signifikan dibandingkan rivalnya, Edy Rahmayadi, yang berpasangan dengan Hasan Basri Sagala.
Persaingan Ketat di Pilkada SumutPilkada Sumut 2024 akan diikuti oleh dua pasangan calon, yaitu Bobby Nasution-Surya (Nomor urut 1) dan Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala (Nomor urut 2). Dalam survei yang dilakukan antara 4 hingga 9 September 2024, Bobby Nasution tercatat memiliki elektabilitas yang jauh lebih tinggi dibandingkan Edy Rahmayadi. Dalam analisis tersebut, Bobby Nasution mencatatkan angka elektabilitas mencapai 42,1 persen, sementara Edy Rahmayadi berada di angka 17 persen.
Bobby Nasution juga menunjukkan popularitas yang lebih baik dengan 67 persen, dibandingkan Edy Rahmayadi yang mencapai 63 persen. Hasil ini menandakan bahwa dukungan masyarakat kepada Bobby semakin kuat menjelang pemilihan.
Metodologi SurveiSurvei KIC ini tidak hanya mengukur elektabilitas dari segi angka, tetapi juga menggunakan pendekatan telco behavior untuk memahami pola perilaku pemilih. Dengan segmentasi yang membagi pemilih berdasarkan perilaku penggunaan telekomunikasi, survei ini menciptakan 12 segmentasi yang menjadi dasar analisis di setiap provinsi, termasuk Sumut.
Survey Manager KIC, Satria Triputra Wisnumurti, mengungkapkan bahwa analisis melalui segmentasi pemilih telco bertujuan untuk membantu strategi pasangan calon dalam meraih suara melalui ranah digital.
“Analisis ini diharapkan dapat menjembatani strategi meraup suara, terutama dalam menghadapi pemilih yang lebih aktif secara digital,” kata Satria dalam rilisnya pada Kamis (19/9/2024).
Peta Elektabilitas dalam Survei SebelumnyaBobby Nasution dan Edy Rahmayadi tidak hanya bersaing dalam survei terbaru KIC, tetapi juga dalam beberapa survei lainnya yang dilakukan oleh berbagai lembaga. Misalnya, hasil survei dari Lembaga Survei Indonesia (LSI) menunjukkan Bobby Nasution memimpin dengan elektabilitas 34,2 persen, sementara Edy Rahmayadi berada di angka 15,1 persen.
Dari survei yang dilakukan oleh Litbang Kompas, pengaruh Presiden Joko Widodo atau “Jokowi Effect” juga terlihat, di mana 54 persen responden mempertimbangkan untuk memilih sosok yang dekat dengan Presiden Jokowi.
Popularitas dan Dukungan MasyarakatDari hasil-hasil survei ini, dapat dilihat bahwa Bobby Nasution memiliki popularitas dan dukungan masyarakat yang lebih tinggi dibandingkan Edy Rahmayadi. Pengamat politik menilai bahwa Bobby memiliki keunggulan dalam hal popularitas dan elektabilitas, yang menjadi faktor kunci dalam meraih suara di Pilkada Sumut.
“Figur Bobby Nasution merupakan bakal calon gubernur yang memiliki popularitas dan elektabilitas paling tinggi di antara nama-nama yang sempat muncul ke publik,” ungkap Hanim, pengamat dari Vote Institute Hanim.
Dengan semua data dan analisis yang ada, posisi Bobby Nasution terlihat semakin kuat menjelang Pilkada Sumut 2024, yang diyakini akan menjadi pertarungan sengit antara kedua calon.
Melihat hasil survei elektabilitas terbaru, Bobby Nasution berpotensi meraih kemenangan besar dalam Pilkada Sumut 2024. Namun, semua pihak menyadari bahwa situasi politik dapat berubah dengan cepat menjelang pemilihan. Oleh karena itu, kedua calon diharapkan tetap aktif dalam menjalin komunikasi dan membangun dukungan masyarakat untuk mencapai hasil terbaik.
SUMBER : Katadata Telco Survey
(N/014)
PALU Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu dan sekitarnya di Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) dan menimbu
PERISTIWA
JAKARTA Pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi menyampaikan adanya dugaan kejanggalan dalam salinan dokumen ijazah Presiden ke7 RI
POLITIK
Oleh Yakub F. IsmailDALAM beberapa bulan terakhir dunia benarbenar menghadapi badai perang yang begitu dahsyat dampaknya bagi seluruh send
OPINI
JAKARTA Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Bersatu menyoroti dugaan keterlibatan kepentingan politik dalam sejumlah aksi mahasiswa
POLITIK
MEDAN Seorang mahasiswa berinisial CS (25) asal Tebing Tinggi, Sumatera Utara, ditangkap petugas di Bandara Internasional Kualanamu sete
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh Rasyid Siddiq, S.H., CDRA., CPLA.DI atas mejameja kekuasaan, angkaangka ekonomi sering menjadi dasar pengambilan kebijakan. Pertumbu
OPINI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan, meski pemerintah memberlakukan moratoriu
NASIONAL
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong percepatan pemulihan di wilay
NASIONAL
JAKARTA Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Bersatu menyoroti dugaan adanya keterlibatan aktor politik di balik aksi penolakan terha
POLITIK
MEDAN Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Binjai menyatakan dukungan kepada David Luther Lubis u
POLITIK