Sekda Medan Serahkan Rp50 Juta untuk Renovasi Masjid Istiqna, Dukung Pemberdayaan Masyarakat
MEDAN Pemerintah Kota Medan terus menunjukkan komitmennya untuk mendukung pengembangan fasilitas ibadah dan pemberdayaan masyarakat. Dalam
PEMERINTAHAN
TEGAL –Muhammad Syaeful Mujab, mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), kini menjadi sorotan publik sebagai calon Wakil Bupati Kabupaten Tegal. Mujab, yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), siap berkompetisi dalam Pemilihan Bupati Tegal 2024 mendampingi calon Bupati Bima Eka Sakti. Perjalanan Mujab menuju pencalonan ini menyimpan cerita menarik dan penuh dinamika, mulai dari proses penunjukan hingga tantangan yang dihadapinya.
Proses Penunjukan yang SingkatMujab menceritakan bagaimana ia dihubungi oleh Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, sehari sebelum pendaftaran calon kepala daerah dibuka. Dalam percakapan tersebut, Hasto menawarkan kesempatan kepada Mujab untuk maju sebagai calon wakil bupati bersama Bima Eka Sakti.
“Sehari sebelum pendaftaran dibuka, pada tanggal 26 Agustus, kami dihubungi oleh Pak Sekjen PDI Perjuangan untuk ‘mau gak maju di Kabupaten Tegal?’” ujarnya kepada kumparan pada Selasa, 3 September 2024. Meskipun hanya memiliki waktu yang sangat singkat, Mujab dan Bima Eka Sakti langsung menjalani proses uji kelayakan yang diadakan oleh PDIP.
“Prosesnya memang sangat singkat. Tapi komunikasi dan hubungan kami dengan PDIP, meskipun saat itu kami berdua bukan kader partai, sudah cukup erat,” tambah Mujab. Setelah dinyatakan lolos uji kelayakan, mereka mendaftarkan diri pada hari terakhir pendaftaran, yaitu 29 Agustus.
Tantangan Finansial dan Ambisi PribadiMujab juga menceritakan kendala finansial yang dihadapinya. Saat pertama kali dihubungi, ia mengungkapkan kepada Hasto bahwa ia tidak memiliki modal finansial yang mencukupi untuk membiayai kampanye. “Saya sampaikan ke Pak Sekjen bahwa saya tidak punya kapasitas finansial untuk membeli mahar, uang saksi, atau dana kampanye,” ungkapnya.
Mujab menegaskan bahwa niatnya untuk maju dalam Pilbup Tegal bukan didorong oleh ambisi pribadi, tetapi lebih pada kesempatan yang diberikan oleh PDIP. “Dari awal tidak ada ambisi pribadi, tapi PDIP tetap memberikan kesempatan kepada kami untuk maju,” jelasnya.
Profil Singkat Muhammad Syaeful MujabMuhammad Syaeful Mujab lahir di Tegal pada 22 Oktober 1995 dan berasal dari keluarga sederhana. Ibunya pernah bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Malaysia selama sekitar sepuluh tahun. Mujab menempuh pendidikan S1 di jurusan Ilmu Politik Universitas Indonesia dan menjabat sebagai Ketua BEM UI pada tahun 2017.
Setelah menyelesaikan pendidikan S1, Mujab melanjutkan studi S2 di London School of Economics and Political Science (LSE) dengan beasiswa dari LPDP, jurusan Ekonomi Pembangunan. Sebelum ditunjuk sebagai calon wakil bupati, ia aktif sebagai juru bicara pasangan Ganjar-Mahfud dalam Pilpres 2024.
Komitmen dan Dukungan PDIPMujab juga berbagi tentang dukungan PDIP yang mantap terhadap pasangan Bima dan dirinya. “PDIP memberikan kesempatan kepada kami, meskipun kami bukan kader partai pada saat itu,” ujar Mujab. Dukungan ini menunjukkan kepercayaan partai terhadap kemampuan mereka meskipun dengan keterbatasan modal finansial.
Sebagai calon wakil bupati, Mujab diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi Kabupaten Tegal. Meskipun perjalanan politiknya baru dimulai, pengalaman dan latar belakangnya di bidang politik dan ekonomi akan menjadi modal berharga dalam kontestasi ini.
Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, Muhammad Syaeful Mujab siap untuk berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Tegal dan menghadapi berbagai tantangan yang akan datang.
(N/014)
MEDAN Pemerintah Kota Medan terus menunjukkan komitmennya untuk mendukung pengembangan fasilitas ibadah dan pemberdayaan masyarakat. Dalam
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota Medan berkomitmen untuk melakukan transformasi besarbesaran di kawasan Medan bagian Utara. Salah satu langkah kon
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan tradisi belajar mengaji, terlebih di lingkung
PEMERINTAHAN
MEDAN Suasana Terminal Amplas, Medan, tampak penuh semangat dan haru saat Pemerintah Kota (Pemko) Medan resmi melepas ribuan warga dalam
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menekankan pentingnya solidaritas dan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berba
PEMERINTAHAN
MANDAILING NATAL Kejaksaan Negeri (Kejari) Mandailing Natal memberikan klarifikasi resmi terkait beredarnya isu di media sosial dan medi
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Sebuah insiden tragis terjadi di Pasar Kaget, Jalan Jend. Ahmad Yani, Binjai Kota, pada Minggu malam (15/3/2026), ketika sebuah m
HUKUM DAN KRIMINAL
PADANGSIDIMPUAN Tim Pamapta 2 Polres Padangsidimpuan, yang dipimpin oleh Ipda Wini Simatupang, berhasil mengembalikan seorang anak perem
NASIONAL
ACEH UTARA Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., melakukan peninjauan langsung ke Pos Pelayanan Operasi Ketupat 2026 d
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi V DPR RI, Musa Rajekshah, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap perantau asal Sumatera Utara (Sumut) yang seda
NASIONAL