Terpukau Danau Toba, Pelari 34 Negara Bilang “Ini Surga” di Trail of The Kings UTMB 2026
SAMOSIR Trail of The Kings Ultra Trail du Mont Blanc (UTMB) 2026 resmi berakhir, tapi cerita tentang keindahan Danau Toba masih terus di
OLAHRAGA
MEDAN –Bakal calon Wali Kota Medan, Rico Waas, mengungkapkan pandangannya mengenai berbagai masalah kompleks yang dihadapi Kota Medan, terutama terkait dengan banjir yang baru-baru ini melanda kota tersebut. Banjir yang terjadi pada Selasa, 27 Agustus 2024, mencatatkan ketinggian air mencapai 1,5 meter, mengakibatkan sejumlah kawasan terendam dan menimbulkan dampak signifikan bagi warga setempat. Momen tersebut juga menyaksikan Wali Kota Medan, Bobby Nasution, yang menjadi viral saat meninjau lokasi banjir dengan terjun langsung ke dalam genangan air.
Dalam wawancara di kantor KPU Medan pada Kamis pagi (29/8), Rico Waas menyatakan bahwa tantangan yang dihadapi Kota Medan sangat kompleks dan memerlukan perhatian serius. Rico, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPW Partai NasDem Sumatera Utara dan juga merupakan keponakan Ketua Umum NasDem, Surya Paloh, mengungkapkan rasa prihatin dan komitmennya untuk menyelesaikan berbagai masalah yang membelit kota ini.
“Kami menyadari betapa kompleksnya permasalahan di Kota Medan. Ini sebabnya kami melibatkan banyak partai politik dalam pencalonan kami. Kami ingin memastikan bahwa aspirasi dari berbagai pihak bisa terpadu dalam solusi yang kami tawarkan, bukan semata-mata karena kepentingan politik,” ujar Rico dengan tegas.
Masalah banjir di Kota Medan, yang baru saja terjadi, menjadi salah satu isu utama yang menjadi perhatian Rico. Ia menjelaskan bahwa timnya akan turun langsung ke lapangan untuk meneliti penyebab banjir dan mengevaluasi infrastruktur aliran air yang ada. “Kami harus mengidentifikasi penyebab utama dari banjir ini. Kami akan mengecek infrastruktur yang telah dibangun untuk mengatasi masalah ini dan menilai dampaknya secara menyeluruh,” kata Rico.
Rico menambahkan bahwa timnya akan melakukan analisis mendalam terhadap sistem drainase di berbagai bagian kota. “Kita harus melihat secara rinci area-area yang terdampak parah, termasuk drainase yang bermasalah dan tumpukan sampah yang bisa menghambat aliran air. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang kondisi ini, kita bisa merancang solusi yang lebih efektif untuk masalah banjir di masa depan,” jelasnya.
Dukungan politik yang diperoleh pasangan Rico Waas dan Zakiyuddin dalam kontestasi Pilkada Medan ini sangat signifikan. Keduanya didukung oleh delapan partai politik, yaitu NasDem, PKB, Gerindra, PAN, Golkar, Perindo, Demokrat, dan PSI. Dukungan dari partai-partai ini menunjukkan adanya konsensus politik yang luas mengenai perlunya perbaikan mendalam dalam pengelolaan kota Medan.
Rico Waas dan Zakiyuddin berharap bahwa dengan dukungan yang kuat dari berbagai partai dan pemahaman mendalam terhadap masalah yang ada, mereka dapat membawa perubahan positif dan solusi yang efektif bagi Kota Medan. “Kami percaya bahwa dengan kerja keras dan kolaborasi yang baik, kita bisa menghadapi tantangan ini dan meningkatkan kualitas hidup warga Medan,” tutup Rico.
Sementara itu, Wali Kota Medan saat ini, Bobby Nasution, juga tengah menghadapi tantangan dalam menangani dampak banjir yang terjadi. Dengan situasi yang terus berkembang, semua pihak diharapkan bisa bersinergi untuk mengatasi masalah ini dan memastikan bahwa kota Medan menjadi tempat yang lebih baik untuk ditinggali di masa depan.
(N/014)
SAMOSIR Trail of The Kings Ultra Trail du Mont Blanc (UTMB) 2026 resmi berakhir, tapi cerita tentang keindahan Danau Toba masih terus di
OLAHRAGA
JAKARTA Pemerintah menyatakan belum membahas usulan menjadikan gula pasir sebagai salah satu komponen dalam program bantuan pangan nasio
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan menerima putusan pengadilan terhadap mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanue
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap akan dilanjutkan meskipun menjadi salah satu tuntutan penghentian
NASIONAL
MEDAN Rupiah saat ini menjadi mata uang resmi yang digunakan masyarakat Indonesia dalam setiap aktivitas ekonomi. Namun, jauh sebelum Ru
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah tersebut masih dalam kondisi aman dan me
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) ter
EKONOMI
SEMARANG Perjalanan hidup seseorang terkadang tidak hanya ditentukan oleh satu profesi atau satu bidang yang ditekuni. Hal itu tergambar
SOSOK
JAKARTA Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., bersama Panitia Khusus (Pansus) Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dewan Perwak
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal S.E., M.AP., menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) II Himpunan Keluarga Besar Masyarakat Kabup
PEMERINTAHAN