Korban Tewas Kecelakaan Mobil Kepala Dinas di Pandeglang Bertambah, Kini Jadi Dua Orang
PANDEGLANG Jumlah korban tewas dalam kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil dinas di Kabupaten Pandeglang, Banten, bertambah menja
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN –Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sumatera Utara resmi mengumumkan bahwa Prof. Ridha Dharma Jaya, seorang dokter sekaligus guru besar Universitas Sumatera Utara (USU), akan menjadi calon wali kota Medan dari partai tersebut. Pengumuman ini mengikuti putusan terbaru dari Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai ambang batas pencalonan kepala daerah.
Wakil Ketua DPD PDIP Sumut, Aswan Jaya, mengonfirmasi bahwa PDIP kini memiliki kesempatan untuk mengusung Ridha Dharma Jaya secara mandiri, berkat perubahan aturan yang ditetapkan MK. Sebelumnya, PDIP harus mencari tambahan dukungan karena belum memenuhi ambang batas minimal 10 kursi di DPRD. Namun, dengan putusan terbaru, partai tersebut kini dapat mencalonkan Ridha tanpa perlu mencari kursi tambahan.
“Prof Ridha sudah diumumkan sebagai calon PDIP untuk Wali Kota Medan. Sekarang, deklarasi tidak begitu signifikan lagi karena beliau adalah calon tunggal dari PDIP,” kata Aswan Jaya dalam wawancara dengan kumparan pada Rabu (21/8). Aswan juga menambahkan bahwa Ridha akan segera mencari pasangan calon wakil wali kota yang terbaik dan memiliki potensi menang tinggi.
Meskipun PDIP kini bisa mengusung calon sendiri, Aswan menyebutkan bahwa partai tetap membuka kemungkinan untuk menjalin koalisi dengan partai lain. “Kami juga berharap tidak sendirian dalam pilkada ini. Kami masih berharap bisa menjalin koalisi untuk memperkuat posisi kami,” ujar Aswan.
Dalam pemilihan wali kota Medan yang akan datang, terdapat prediksi bahwa akan ada tiga calon utama. Selain Ridha Dharma Jaya dari PDIP, Wakil Wali Kota Medan, Aulia Rachman, akan maju dengan dukungan dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Selain itu, keponakan Ketua Umum NasDem, Surya Paloh, Rico Waas, akan didukung oleh NasDem, Gerindra, PKB, dan Golkar.
Perubahan aturan yang dikeluarkan MK mengubah cara penghitungan ambang batas pencalonan kepala daerah. Aturan baru ini mempengaruhi Pasal 40 dari UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, yang memungkinkan partai-partai politik untuk mengajukan calon kepala daerah mereka berdasarkan persentase syarat calon independen.
Dengan perubahan ini, PDIP Sumut kini lebih fleksibel dalam menentukan strategi mereka untuk pilkada Medan, dan mereka berencana untuk memanfaatkan situasi ini sebaik mungkin. Sementara itu, koalisi dan partai-partai lain yang terlibat juga akan bersiap untuk mempersiapkan calon mereka dan merumuskan strategi terbaik menjelang hari pencoblosan.
(N/014)
PANDEGLANG Jumlah korban tewas dalam kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil dinas di Kabupaten Pandeglang, Banten, bertambah menja
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto berjanji akan membangun sedikitnya 1 juta rumah bagi pekerja yang lokasinya berada dekat kawasan indus
NASIONAL
PEMATANGSIANTAR Tim Opsnal Polsek Siantar Martoba menangkap dua pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) yang meresahkan warga. Keduan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kasus kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur resmi naik ke tahap penyidikan. PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyatakan sia
NASIONAL
MEDAN Volume kendaraan di sejumlah ruas tol di Sumatera Utara mengalami peningkatan signifikan selama libur panjang Hari Buruh Internasi
NASIONAL
PEKANBARU Polisi mengungkap perkembangan kasus perampokan disertai pembunuhan terhadap seorang lansia bernama Dumaris Deniwati Boru Siti
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mendorong agar buruh, petani, hingga nelayan mendapatkan akses khusus dalam program pembang
NASIONAL
MEDAN Seorang perwira menengah Polda Sumatera Utara, Kompol DK, terancam sanksi disiplin dan kode etik usai video yang memperlihatkan di
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Istana melalui Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman merespons rentetan kecelakaan kereta api yang terjadi dalam beberapa
NASIONAL
LABUHANBATU SELATAN Bupati Fery Sahputra Simatupang menunjukkan respons cepat terhadap warga terdampak bencana angin kencang di Lingkung
PERISTIWA