Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi MBG!
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan satu tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (M
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA –Keresahan di kalangan warga Jakarta semakin meningkat setelah muncul laporan bahwa KTP mereka dicatut untuk mendukung pasangan calon gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta jalur independen, Dharma Pongrekun dan Kun Wardana. Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto, menanggapi isu ini dengan serius, menyebut adanya indikasi manipulasi dalam proses dukungan calon tersebut.
Tudingan Manipulasi Dukungan
Dalam acara Bedah Buku “Merahnya Ajaran Soekarno” yang digelar di Museum Multatuli, Lebak, Banten pada Jumat (16/8), Hasto Kristiyanto mengungkapkan kekhawatirannya terkait laporan-laporan tersebut. “Kami menerima banyak laporan bahwa warga DKI Jakarta tiba-tiba terdaftar sebagai pendukung tanpa pengetahuan mereka. Ada indikasi bahwa ini adalah hasil dari manipulasi dukungan melalui penyalahgunaan KTP,” ujarnya.
Hasto mengungkapkan bahwa manipulasi dukungan ini bisa jadi merupakan bagian dari pengaturan kekuasaan yang lebih besar. Ia menduga ada pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan situasi ini untuk kepentingan politik mereka. “Tentu saja kami berharap KPU sebagai penyelenggara Pilkada 2024 dapat memeriksa dengan teliti setiap persyaratan yang diterima dari pasangan bakal calon,” tambahnya.
Tanggapan KPU dan Langkah Selanjutnya
Ketua KPU Jakarta, Wahyu Dinata, telah memberikan berita acara pleno mengenai rekapitulasi verifikasi faktual terhadap pasangan Dharma Pongrekun dan Kun Wardana di Kantor KPU Jakarta pada Kamis (15/8). Menurut Dody Wijaya, Komisioner KPU Jakarta Divisi Teknis, pasangan ini lolos verifikasi setelah mengumpulkan 677.468 dukungan yang memenuhi syarat. Angka ini adalah hasil akumulasi dari verifikasi tahap pertama dan kedua.
Namun, laporan yang muncul kemudian menunjukkan bahwa banyak warga yang merasa KTP mereka telah dicatut tanpa izin. Mereka mengaku tidak mengetahui siapa itu Dharma Pongrekun dan Kun Wardana, dan merasa data pribadi mereka telah digunakan secara sembunyi-sembunyi untuk mendukung calon tersebut. Hal ini memunculkan dugaan bahwa pasangan ini mungkin merupakan calon ‘boneka’ dalam Pilkada Jakarta 2024.
Seruan untuk Mengawal Demokrasi
Hasto Kristiyanto mengajak masyarakat untuk turut serta dalam mengawasi kesehatan demokrasi. “Kami mengimbau kepada masyarakat sipil untuk bersama-sama menjaga keutuhan dan kesehatan demokrasi. Ini penting untuk memastikan bahwa proses pemilihan tidak tercemar oleh manipulasi dan penyalahgunaan kekuasaan,” tegasnya.
Isu pencatutan KTP ini telah menambah ketegangan dalam persiapan Pilkada Jakarta. Dengan adanya dugaan manipulasi dan pengaturan kekuasaan, penting bagi semua pihak untuk memastikan bahwa setiap calon yang maju dalam kontestasi memiliki dukungan yang sah dan valid.
Tindak Lanjut KPU
Dengan laporan dan dugaan yang berkembang, diharapkan KPU dapat segera mengambil tindakan untuk memastikan integritas proses verifikasi dukungan. Pemeriksaan yang lebih mendalam dan langkah-langkah pencegahan harus dilakukan untuk mencegah terjadinya manipulasi lebih lanjut dan memastikan kepercayaan publik terhadap proses pemilihan tetap terjaga.
(N/014)
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan satu tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (M
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait temuan audit Badan Pe
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Wakil Presiden ke10 dan ke12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK), di Istana Merd
EKONOMI
JAKARTA Utusan Khusus Presiden Bidang Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, membantah terlibat dalam kasus dugaan suap impor yang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI, Nazaruddin Dek Gam, membantah keterlibatannya dalam dugaan kasus korupsi Program Makan Bergizi Gratis
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, mendatangi Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis, 11 Juni 2026. Dalam kunjung
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan menerima kunjungan kerja Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam rangka mempelajari penerapan inovasi teknologi
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota Medan melanjutkan sekaligus memperluas Program Tebus Ijazah pada tahun anggaran 2026. Program yang menjadi salah s
PENDIDIKAN
MEDAN Pemerintah Kota Medan melalui Kecamatan Medan Amplas bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak gan
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota Tanjungbalai menerima piagam penghargaan dari Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas, atas dukunga
PEMERINTAHAN