Selain itu, siswa diharapkan untuk membuat laporan tentang kegiatan tersebut sebagai bentuk pembelajaran.
Ketua DPW PKB NTB itu juga menekankan pentingnya memilih jasa transportasi yang terpercaya dan aman.
Mengingat banyak kecelakaan yang terjadi akibat kelalaian perusahaan transportasi, Lalu Ari menegaskan bahwa kendaraan yang digunakan untuk study tour harus laik jalan dan perusahaan transportasi harus profesional.
"Sekolah harus memilih perusahaan transportasi yang terpercaya dan profesional, karena ini menyangkut keselamatan siswa," pungkasnya.
Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menegaskan bahwa pemerintah tidak melarang penyelenggaraan study tour bagi sekolah.
Meskipun ada sejumlah pemerintah daerah yang melarangnya, Mu'ti menekankan pentingnya memilih jasa transportasi yang berkualitas dan memastikan kendaraan serta sopir memenuhi syarat keamanan.