BGN: Program MBG Dorong Perputaran Ekonomi Daerah hingga Triliunan Rupiah
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya menyasar pemenuhan gizi masyarakat, tetapi j
EKONOMI
JAKARTA -Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tengah merancang sistem Ujian Nasional (UN) versi baru yang dijadwalkan mulai diterapkan pada Februari 2026.
Rencana ini menandai kembalinya sistem evaluasi akhir pendidikan dengan pendekatan dan konsep yang telah diperbarui secara menyeluruh.
Menurut Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, sistem ini tidak lagi menggunakan istilah "ujian", melainkan akan hadir dengan penamaan dan konsep baru yang lebih relevan dengan kebutuhan pendidikan masa kini.
"Saya sampaikan sedikit saja, nanti tidak ada kata-kata 'ujian' lagi. Kata-kata penggantinya apa, tunggu sampai terbit surat keputusan," ujar Mu'ti di Gedung Pusdatin Kemendikdasmen, Ciputat, Tangerang (21/1/2025).
Sistem baru ini akan menyasar siswa kelas 6 SD dan 9 SMP mulai tahun 2026.
Sedangkan siswa kelas 12 SMA, SMK, dan MA akan mengikuti sistem evaluasi baru pada November 2025, bertepatan dengan masa seleksi masuk perguruan tinggi.
"Yang kelas 12 itu kan nanti akan kuliah. Sehingga hasilnya dapat jadi pertimbangan dalam seleksi nasional masuk perguruan tinggi," tambah Mu'ti.
Pernyataan ini diperkuat oleh Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Toni Toharudin, yang menyatakan bahwa implementasi sistem baru untuk jenjang SMA/SMK/MA akan dimulai November 2025, sementara SD dan SMP pada 2026.
UN versi baru ini diharapkan menjadi bagian dari sistem evaluasi pendidikan nasional yang lebih menyeluruh dan tidak sekadar menjadi alat ukur kelulusan.
"Sudah sejak lama ujian tidak lagi jadi penentu kelulusan. Tetapi evaluasi tetap penting untuk mengukur capaian belajar," jelas Mu'ti.
Sebagai catatan, sejak tahun 2021, UN telah digantikan oleh Asesmen Nasional (AN) yang fokus pada evaluasi kompetensi dan lingkungan belajar.
AN diikuti oleh siswa kelas 5 SD, 8 SMP, dan 11 SMA, bukan siswa akhir tingkat pendidikan.
Pemerintah menyatakan akan mengumumkan keputusan resmi terkait sistem baru ini setelah aturan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) diumumkan secara nasional.
(tb/a)
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya menyasar pemenuhan gizi masyarakat, tetapi j
EKONOMI
JAKARTA Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, semakin menambah sorotan publik setelah adanya dugaan sabotas
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara menetapkan Andi Hakim Febriansyah, mantan Kepala Kas BNI Aek Nabara, sebagai tersangka da
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Indonesia akan menghadapi sejumlah fenomena cuaca ekstrem mulai April 2026, yang diprediksi akan berdampak besar pada kondisi ikl
NASIONAL
JAKARTA Keenan Nasution kini tengah menjadi sorotan publik setelah memutuskan untuk melanjutkan kasus hukum hak cipta lagu Nuansa Bening
ENTERTAINMENT
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menegaskan komitmennya untuk mendorong inovasi dalam Program Makan Bergizi Gr
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menerima Ketua Umum PDI Perjuangan sekaligus Presiden ke5 RI, Megawati Soekarnoputri, di Istana Kepre
POLITIK
KUALA TANJUNG PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) kembali berpartisipasi dalam program Mudik Gratis BUMN 2026 yang digelar serentak o
PEMERINTAHAN
ACEH BESAR Tumpukan sampah liar yang membusuk di pinggir Jalan Sp. Rima Ule Lheu, tepatnya di Dusun Banda Gampong Lam Lumpu, Aceh Besa
KESEHATAN
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memutuskan untuk menghentikan sementara operasional 62 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selama b
KESEHATAN