Mau Pinjam Rp100 Juta dari KUR BCA? Ini Syarat, Bunga, Tenor dan Simulasi Cicilannya
JAKARTA Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BCA 2026 menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (U
EKONOMI
JAKARTA — Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, semakin menambah sorotan publik setelah adanya dugaan sabotase dalam proses penegakan hukum.
Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, mengungkapkan keprihatinannya terhadap perbedaan mencolok antara hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya dan pernyataan dari TNI melalui Pusat Polisi Militer (Puspom).
Hendardi menilai perbedaan tersebut membingungkan publik dan berpotensi mengganggu transparansi serta kelancaran pengungkapan kasus.Baca Juga:
Sebelumnya, Puspom TNI mengumumkan bahwa empat anggota Denma BAIS TNI, yakni NDP, SL, BHW, dan ES, telah diamankan atas dugaan keterlibatan dalam penganiayaan berencana.
Namun, Polda Metro Jaya mengungkapkan dua inisial pelaku, yakni BAC dan MAK, bahkan menyatakan kemungkinan lebih banyak pelaku terlibat.
"Perbedaan narasi ini tidak hanya membingungkan, tetapi juga dapat mengaburkan proses hukum yang sedang berjalan. Ini terlihat jelas sebagai upaya interupsi dalam proses penyidikan yang sedang berlangsung," kata Hendardi, Kamis (19/3/2026), menanggapi pernyataan kedua institusi yang saling berbeda.
Perbedaan Informasi yang Membingungkan Publik
Menurut Hendardi, meskipun Polda Metro Jaya telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam penyelidikan, termasuk mengumpulkan bukti kuat melalui rekaman CCTV dan keterangan saksi, munculnya informasi yang tidak konsisten dari pihak TNI justru merusak fokus proses pengungkapan.
Ia pun mendesak agar Presiden Prabowo Subianto segera membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) yang melibatkan berbagai pihak, seperti Polri, Komnas HAM, dan masyarakat sipil, untuk memastikan penyelidikan ini objektif dan komprehensif.
"Pembentukan TGPF sangat penting agar pengungkapan kasus ini bisa dilakukan secara transparan dan menyeluruh, tanpa adanya intervensi dari pihak manapun," ujar Hendardi, yang juga menekankan bahwa jika ada keterlibatan prajurit TNI, proses hukum harus tetap dilakukan melalui peradilan umum, bukan dialihkan ke peradilan militer.
Keterlibatan BAIS TNI dalam Kasus Ini
Hendardi juga menyoroti dugaan keterlibatan Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI dalam peristiwa tersebut, yang jika terbukti, merupakan pelanggaran serius terhadap fungsi intelijen negara.
JAKARTA Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BCA 2026 menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (U
EKONOMI
JAKARTA Mengumandangkan dan mendengarkan adzan merupakan salah satu momen penting dalam ibadah umat Islam. Selain menjadi penanda masukn
AGAMA
BANDA ACEH Ustaz Hermansyah Adnan, S.Ag., M.Sos., membahas tema Bolehkah Berteman dengan Syaitan? dalam pengajian rutin Sabtu Subuh di
AGAMA
LANGKAT Tim bola voli PBVSI Kabupaten Langkat menjuarai Turnamen Bola Voli INALUM Cup 2026 setelah mengalahkan Pelita Pematangsiantar de
OLAHRAGA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengukuhkan 48 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Medan 2026. Mere
PEMERINTAHAN
MEDAN Kemeriahan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia semakin terasa di Kota Medan. Pada Jumat, 14 Agus
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menyaksikan siaran langsung penyampai
PEMERINTAHAN
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, memimpin Upacara Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera
PEMERINTAHAN
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Lab
PEMERINTAHAN
ASAHAN Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah pejabat Peme
PEMERINTAHAN