Kepala BGN: Hasil Investigasi Keracunan MBG Semarang Rampung 5-7 Hari
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) masih menginvestigasi penyebab dugaan keracunan yang menimpa 707 siswa dan guru SMKN 6 Semarang, Jawa Te
KESEHATAN
MEDAN -Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, dr. Sofyan Tan, menegaskan pentingnya pembelajaran mendalam dalam sistem pendidikan saat ini.
Menurutnya, pendekatan ini mendorong siswa untuk berpikir lebih kritis, aktif bertanya, serta mampu menganalisis masalah dan mencari solusi secara mandiri.
"Pembelajaran mendalam membuat anak jadi kritis, jadi rajin bertanya, hingga mencari tahu sebab akibat. Ini yang ditekankan oleh menteri kita yang baru," kata Sofyan Tan saat menyampaikan keynote speech dalam Workshop Pendidikan bertema Transformasi Pendidikan Melalui Pembelajaran yang Mendalam di Hotel Santika Dyandra, Medan, Senin (14/4).
Sofyan Tan mengajak para guru untuk tidak khawatir terhadap perubahan konsep pembelajaran.
Ia menegaskan, istilah pembelajaran mendalam sejatinya merupakan penguatan dari konsep Kurikulum Merdeka yang telah berjalan sebelumnya.
"Sama-sama menekankan guru agar menjadi sosok multi tasking yang bisa mendorong siswa lebih aktif dalam belajar. Bedanya, sekarang istilahnya saja yang berbeda," tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sofyan juga menyoroti pentingnya penyesuaian sistem pendidikan dengan perkembangan zaman, terutama dengan kehadiran teknologi dan kecerdasan buatan (AI) yang kini mudah diakses melalui perangkat digital.
Workshop ini turut dihadiri oleh Direktur Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Nia Nur Hasanah, S.Si., M.Pd, yang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Kemendikdasmen dan Komisi X DPR RI.
"Tema kali ini fokus pada bagaimana guru dapat memahami dan menerapkan pembelajaran mendalam di satuan pendidikan," ujar Nia.
Ia menjelaskan, konsep pembelajaran mendalam menekankan tiga aspek penting yaitu mindfulness (perhatian penuh), meaningful (pembelajaran bermakna), dan joyful (pembelajaran yang menyenangkan).
Nia juga mengingatkan pentingnya menerapkan 7 kebiasaan anak Indonesia hebat yang dicanangkan oleh Menteri Dikdasmen, yakni: bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan cepat istirahat.
Turut hadir dalam acara tersebut di antaranya:
- Syahdan Lubis, S.STP (mewakili Kadis Pendidikan Sumut)
- Djejeng Baskoro, M.Pd (Direktorat PAUD)
- Dr. Huliman, M.Kom (Kepala SMA Wahidin Sudirohusodo Medan)
- Ir. Ikhsan Siregar, ST., M.Eng., Ph.D (Direktur Pengembangan Pendidikan USU)
- Rezeki Lumbantoruan, S.Pd (Moderator)*
(sp/a008)
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) masih menginvestigasi penyebab dugaan keracunan yang menimpa 707 siswa dan guru SMKN 6 Semarang, Jawa Te
KESEHATAN
JAKARTA Harga logam mulia berupa emas diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif pada perdagangan pekan depan. Pergerakan ini didorong ol
EKONOMI
JAKARTA Tiga tim telah resmi tersingkir dari ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026, terdiri dari dua tim di Grup A dan satu tim di G
OLAHRAGA
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memberhentikan sementara (suspend) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangturi usai kasus dugaan k
PERISTIWA
MEDAN Seorang pria bernama Fahrul Rozi (39) ditangkap personel Polrestabes Medan usai mencuri laptop milik Dedy David Napitupulu di dalam
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono menyampaikan progres pembangunan kawasan Nusantara, khususnya proyek ka
EKONOMI
SUMENEP Kepanikan melanda ratusan penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 saat api membakar kapal di perairan utara Pulau Sapudi, Sumenep. Dalam k
PERISTIWA
JAKARTA Kapal Motor (KM) Mutiara Sentosa 2 rute SurabayaMakassar dilaporkan terbakar di perairan Sumenep, Jawa Timur. Para penumpang tamp
PERISTIWA
ACEH BESAR Keindahan Pantai Babah Kuala Mon Ikeun di Aceh Besar berhasil memikat hati para wisatawan yang berkunjung. Deburan ombak yang b
PARIWISATA
JAKARTA Badan Pangan Nasional (Bapanas) menugaskan ilustrasi untuk menyalurkan 997,2 ribu ton bantuan pangan beras tahap kedua bagi 33,24
EKONOMI