Selat Hormuz Dibuka, AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan Sementara
JAKARTA Amerika Serikat dan Iran mencapai kesepakatan gencatan senjata yang ditandai dengan dibukanya kembali jalur pelayaran di Selat H
INTERNASIONAL
Deli Serdang – Puluhan pelajar SMP Negeri 2 Galang bersama para orangtua mereka melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Deli Serdang, Kamis (15/5/2025).
Mereka menuntut pemerintah daerah segera menyelesaikan polemik yang menyebabkan mereka harus berpindah-pindah sekolah selama beberapa tahun terakhir.
Aksi ini dipicu oleh kondisi para pelajar yang merasa terombang-ambing karena harus belajar di tempat yang terus berpindah. Awalnya mereka dipindahkan dari sekolah di Desa Patumbukan ke SD Negeri di Desa Pisang Pala, lalu kembali dipindahkan ke SMP Negeri 1 di Desa Jaharun.
"Capek kami dipindah-pindahkan. Kami maunya kembali ke sekolah kami. Nggak enak kali masuk siang, terus dibully pula," ujar Yulpahusna, salah satu siswi.
Para siswa mengaku mendapat perlakuan kurang menyenangkan selama menumpang belajar di SMP Negeri 1. Mereka menerima kertas berisi tulisan bernada intimidatif dari siswa-siswa lain, seperti "harus tahu diri" dan "jangan pakai meja kami".
Tak hanya siswa, para orangtua juga menyuarakan keresahan mereka. Rohana, wali murid dari Desa Patumbukan, menyebut anak-anaknya tak hanya harus menempuh jarak lebih jauh ke sekolah, tapi juga mengalami tekanan mental.
"Tujuh anak saya sekolah di SMP Negeri 2 Galang. Dulu sekolah dekat rumah, sekarang dipindah makin jauh. Di sekolah yang baru mereka dibully. Pemerintah seperti tutup mata," katanya lantang saat orasi.
Masalah ini bermula dari konflik hukum terkait status tanah sekolah. Berdasarkan catatan hukum, tanah seluas 35.500 m² di Desa Patumbukan merupakan tanah wakaf milik PD Al-Jamiyatul Wasliyah Kabupaten Deli Serdang. Hal ini diputuskan melalui serangkaian putusan pengadilan sejak tahun 1988 hingga Mahkamah Agung tahun 1993.
Karena status tanah tersebut, Pemkab Deli Serdang memindahkan aktivitas sekolah ke lokasi lain. Namun, pemindahan ini dianggap tanpa solusi nyata dan menyebabkan ketidaknyamanan berkepanjangan bagi siswa dan wali murid.
Hingga saat ini, para siswa berharap bisa kembali belajar dengan nyaman di sekolah yang tetap, tanpa harus berpindah-pindah atau mengalami diskriminasi.*
(tb/j006)
JAKARTA Amerika Serikat dan Iran mencapai kesepakatan gencatan senjata yang ditandai dengan dibukanya kembali jalur pelayaran di Selat H
INTERNASIONAL
BINJAI Wakil Komandan Tim Kampanye Nasional PrabowoGibran Sport, EW Gurky, mengapresiasi kinerja Polres Binjai yang berhasil mengungk
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai berhasil mengungkap enam kasus peredaran narkotika dalam kurun waktu sepekan, sejak 1 hingga
HUKUM DAN KRIMINAL
PADANGSIDIMPUAN Program kelas tambahan di SMP Negeri 1 Padangsidimpuan yang sempat disorot terkait dugaan pungutan biaya, mendapat tangga
PENDIDIKAN
JAKARTA Dua kapal tanker milik Pertamina, yakni Gamsunoro dan Pertamina Pride, hingga kini belum dapat melintas di Selat Hormuz. Meski d
EKONOMI
JAKARTA Wakil Presiden ke10 dan ke12 Jusuf Kalla (JK) menilai polemik ijazah Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) telah berlangsung t
POLITIK
SIAK Insiden tragis terjadi saat ujian praktik sains di SMP Islamic Center Siak, Riau. Seorang pelajar kelas IX berinisial MA (15) menin
PERISTIWA
JAKARTA Pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp1,77 triliun dari APBN untuk menahan kenaikan biaya haji 2026 di tengah lonjakan harga av
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan segera mengambil sumpah hakim konstitusi pengganti Anwar Usman serta anggota Ombudsman RI da
NASIONAL
JAKARTA Bank Indonesia (BI) akan menyetorkan sisa surplus anggaran tahun buku 2025 sebesar Rp40 triliun kepada pemerintah. Dana tersebut a
EKONOMI