BREAKING NEWS
Sabtu, 02 Mei 2026

Keren! 11 Kampus Indonesia Tembus Top 500 Dunia di Bidang Sains Interdisipliner

Raman Krisna - Senin, 15 September 2025 20:58 WIB
Keren! 11 Kampus Indonesia Tembus Top 500 Dunia di Bidang Sains Interdisipliner
Institut Pertanian Bogor (IPB). (foto: IPB University)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
MEDAN — Perkembangan sains interdisipliner sebagai wajah baru ilmu pengetahuan mendapat angin segar setelah Times Higher Education (THE) Rankings 2026 mencatat 11 perguruan tinggi Indonesia masuk dalam jajaran 500 kampus terbaik dunia di bidang ini.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa pendidikan tinggi di Tanah Air terus bertransformasi untuk menjawab tantangan zaman dengan mengusung pendekatan lintas disiplin, dari biologi, kimia, teknologi, hingga rekayasa, yang saling terintegrasi.

Daftar Kampus Indonesia dalam Top 500 Dunia Sains Interdisipliner (THE 2026):

Baca Juga:
1. Institut Pertanian Bogor (IPB) – Peringkat dunia 60

2. Universitas Indonesia (UI) – Peringkat dunia 65

3. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) – Peringkat dunia 77

4. Institut Teknologi Bandung (ITB) – Peringkat dunia 108

5. Universitas Padjadjaran (Unpad) – Peringkat dunia 181

6. Universitas Andalas – Peringkat dunia 201–250

7. Universitas Sebelas Maret (UNS) – Peringkat dunia 201–250

8. Universitas Brawijaya – Peringkat dunia 251–300

9. Telkom University – Peringkat dunia 351–400

10. Universitas Hasanuddin (Unhas) – Peringkat dunia 401–500

11. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) – Peringkat dunia 401–500

Sains interdisipliner kini dipandang sebagai kunci dalam menjawab berbagai persoalan kompleks yang tidak bisa diselesaikan oleh satu cabang ilmu semata.

Pendekatan ini melahirkan bidang baru seperti bioteknologi, neurobiologi, dan kecerdasan buatan (AI), yang dibentuk dari kolaborasi antara sains dasar, teknologi, dan rekayasa.

"Kita tidak lagi bisa melihat ilmu pengetahuan sebagai sekat-sekat yang terpisah. Integrasi dan kolaborasi menjadi fondasi utama di era digital," ujar salah satu pakar pendidikan tinggi dari Kemendikbudristek.

THE Rankings 2026 menggunakan tiga indikator utama:

- Masukan (Input): 19% — mencakup pendanaan riset, dukungan institusi, dan jumlah staf akademik

- Proses (Process): 16% — menilai sejauh mana dukungan terhadap riset lintas disiplin

- Keluaran (Output): 65% — meliputi jumlah publikasi interdisipliner, sitasi lintas disiplin, serta reputasi akademik global

Khusus pada tahap keluaran, penekanan diberikan pada seberapa besar kontribusi kampus dalam menghasilkan riset berkualitas tinggi yang berdampak luas di lintas bidang keilmuan.

Meningkatnya posisi Indonesia dalam pemeringkatan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah mendorong penguatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) sebagai strategi pembangunan nasional dan daya saing global.

Langkah seperti pendirian fakultas AI di kampus-kampus besar, termasuk rencana pengembangan kampus baru ITB di PIK 2, memperlihatkan keseriusan Indonesia dalam menyongsong transformasi pendidikan tinggi berbasis sains interdisipliner.

Capaian 11 kampus Indonesia di daftar bergengsi ini tidak hanya membuktikan potensi besar dalam bidang sains interdisipliner, tetapi juga mengukuhkan posisi Indonesia sebagai salah satu pemain penting dalam lanskap global pendidikan tinggi di era digital.*

(wh/a008)

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Sekdaprov Sumut Minta OPD Dukung Penuh Revitalisasi Sekolah Rakyat Padangsidimpuan
UNAR Buka Akses Pendidikan di Daerah Terpencil, Sosialisasi di Puskesmas Pulau Banyak Disambut Antusias
Roy Suryo Pertanyakan Ijazah SMA Gibran, Sebut Seperti Dagelan Srimulat?
Universitas Aufa Royhan Tembus Wilayah Terpencil di Aceh Singkil, Sosialisasi Pendidikan hingga Pulau Banyak Barat
Karang Taruna Batu Bara Salurkan Bantuan Pendidikan di SMP Negeri 1 Sei Suka, Dukung Generasi Emas 2045
Wali Kota Medan: Usia 12–14 Tahun Fase Rawan Narkoba, Sekolah Harus Jadi Benteng Utama
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru