Pemkot Medan Anggarkan Rp 3,5 Triliun untuk WiFi di 299 Titik pada 2026
MEDAN Pemerintah Kota (Pemkot) Medan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 3,5 triliun untuk pengadaan layanan WiFi di 299 titik di seluruh
PEMERINTAHAN
BANDAR LAMPUNG — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Lampung menilai langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mencabut Peraturan Daerah (Perda) Nomor 18 Tahun 2014 tentang Wajib Belajar 12 Tahun merupakan kebijakan yang tepat dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Pandangan itu disampaikan Juru Bicara Fraksi PDIP DPRD Lampung, Yanuar Irawan, dalam rapat paripurna pembahasan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prakarsa Pemprov Lampung yang digelar pada Kamis (9/10/2025).
Menurut Yanuar, kebijakan pencabutan Perda tersebut merupakan bentuk penyesuaian terhadap pembagian kewenangan antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.Baca Juga:
"Pemerintah provinsi memiliki kewenangan pada pendidikan menengah dan pendidikan khusus, sementara pendidikan dasar menjadi tanggung jawab kabupaten/kota," ujar Yanuar dalam rapat paripurna tersebut.
Ia menegaskan bahwa substansi Perda Wajib Belajar 12 Tahun sudah tidak relevan karena mencakup jenjang pendidikan dasar yang bukan lagi kewenangan pemerintah provinsi.
Selain itu, Perda tersebut juga tidak sejalan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal, yang menegaskan pendidikan dasar merupakan urusan pemerintah kabupaten/kota.
"Dengan pencabutan Perda ini, Pemerintah Provinsi Lampung dapat lebih fokus meningkatkan mutu dan pemerataan akses pendidikan menengah, sesuai dengan kewenangan yang dimilikinya," tambahnya.
Fraksi PDIP menilai langkah tersebut penting untuk menjaga konsistensi hierarki peraturan perundang-undangan serta memperkuat asas otonomi daerah yang proporsional.
Selain membahas sektor pendidikan, Fraksi PDIP juga menyampaikan pandangan terhadap dua Raperda lain yang mengatur perubahan bentuk hukum Bank Lampung dan Wahana Raharja menjadi perseroan terbatas (PT).
Menurut Yanuar, transformasi kedua badan usaha tersebut perlu dilakukan untuk memperkuat daya saing, memperluas permodalan, serta memastikan pengelolaan yang lebih profesional dan akuntabel.
Namun, Fraksi PDIP mengingatkan agar pemerintah tetap menjaga kendali mayoritas kepemilikan saham, agar orientasi pelayanan publik tidak bergeser menjadi semata-mata komersial.
"Fraksi PDI Perjuangan menyetujui ketiga Raperda prakarsa Pemerintah Provinsi Lampung untuk diproses ke tahap selanjutnya sesuai mekanisme perundang-undangan," pungkas Yanuar.*
MEDAN Pemerintah Kota (Pemkot) Medan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 3,5 triliun untuk pengadaan layanan WiFi di 299 titik di seluruh
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali melakukan terobosan dengan memperluas akses Program Pelatihan Vokasi Nasional 202
PENDIDIKAN
BANDA ACEH Mudir Pondok Tahfizd Ihya&039ul Qur&039an (PTIQ) Blang Oi, Ustaz Abdurrahim Abu Zubaidah, mengajak umat Islam tidak hanya
AGAMA
BANDA ACEH Ribuan warga Banda Aceh dan sekitarnya memadati jalanjalan protokol kota untuk mengikuti Pawai Takbir Idul Fitri 1447 Hijria
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Ribuan masyarakat Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, memad
NASIONAL
MEDAN Memasuki hari kedua Idul Fitri 1447 Hijriah, Minggu (22/03/2026), Plaza Medan Fair dipadati pengunjung yang ingin menghabiskan wak
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah bersama warga di Masjid Darussalam, Desa Simpang Empat
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, telah mencapai
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto melaksanakan Salat Idul Fitri di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu, 21 Maret 2026. Kehadiran Pr
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Ribuan warga memadati Masjid Agung Al Abror, Padangsidimpuan, Sumatera Utara, untuk melaksanakan Salat Idul Fitri, Sabtu
NASIONAL