Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA- Sebanyak 21 perguruan tinggi Indonesia mengikuti program International Association of Economic and Business (IAEB) di Universitas Utara Malaysia (UUM) dan Universitas Fatoni Thailand, beberapa waktu lalu.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian FIJVECOM 2025 yang bertujuan memperluas kerja sama akademik regional.
Perguruan tinggi yang terlibat meliputi UIN Sumatera Utara, UMSU, Universitas Muhammadiyah Makassar, Universitas Batanghari Jambi, Uhamka Jakarta, dan beberapa institusi lainnya.
Baca Juga:
Program IAEB mencakup penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), kegiatan guest lecturer dan guest student, lomba mini riset, pengabdian masyarakat, serta benchmarking pengelolaan universitas.
Di UUM, peserta disambut oleh Prof Madya Shuhyamee Ahmad, Dekan Pusat Pengkajian Pengurusan Perniagaan.
Kegiatan ilmiah mencakup penilaian proposal oleh pensyarah senior dan workshop kurikulum yang dipandu Dr Azhari Ramli, Dr Naziruddin Haron, Dr Marziah Zahar, dan Dr Rawiyah Abd Hamid.
Ketua IAEB, Dr Hj Fathiyah, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari pihak UUM, berharap kerja sama ini dapat berjalan berkelanjutan.
Sementara itu, di Universitas Fatoni Thailand, peserta diterima oleh Asst Prof Dr Ahmad Omar Chapakia dan Dr Narong Hassanee MSi.
Di sini, mahasiswa Indonesia dan Thailand mengikuti kuliah, diskusi kelompok, dan aktivitas akademik lintas kampus.
Benchmarking universitas juga digelar, termasuk pembahasan pengelolaan kampus berbasis wakaf, sumber pembiayaan, dan tata kelola terintegritas.
Hendra Harmain, perwakilan IAEB, menyatakan, "Program ini menjadi fondasi penting untuk memperkuat tridharma perguruan tinggi, meningkatkan kualitas pengelolaan akademik, dan memperluas jejaring internasional bagi dosen dan mahasiswa Indonesia."
Dengan kolaborasi ini, IAEB menegaskan komitmennya untuk membangun ekosistem pendidikan regional yang terintegrasi, memberikan pengalaman belajar lintas budaya, serta membuka peluang riset dan pengembangan akademik yang berkelanjutan.*
(km/um)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.